“Serangan-serangan ini akan terus terjadi untuk minggu bahkan bulan-bulan ke depan.
Rusia telah memesan ribuan unit drone Shahed 136 Iran menurut intelijen kami”, ucap Presiden Ukraina.
Salah satu sasaran utama drone Shahed 136 adalah pasukan darat Ukraina, tak terkecuali tank.
Banyak tank-tank Ukraina yang hancur akibat serangan drone kamikaze itu.
Baca Juga: Drone Kamikaze Shahed 136 Mimpi Buruk Ukraina Mendapat Upgrade, Kini Terbang Lebih Cepat 800 km/jam
Namun siapa sangka, komponen dalam drone Iran itu ternyata didapat dari sejumlah negara dan salah satunya Indonesia.
Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), home.treasury.gov, telah menarget jaringan pengadaan drone Iran dari Timur Tengah sampai Asia Timur.
“Departemen Keuangan AS akan menjatuhkan sanksi terhadap 10 entitas dan salah satunya Indonesia yang mendukung produksi drone Iran.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela