Sebagai imbalannya, Israel membebaskan ratusan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.
Pihak berwenang Israel menuduh para pejuang Hamas melakukan kejahatan perang selama serangan tersebut. Tuduhan yang ditolak keras oleh Hamas.
Mungkin ada beberapa kesalahan yang terjadi
Laporan tersebut mengatakan bahwa Hamas berencana untuk menargetkan situs-situs militer Israel dan menangkap para tentara, yang dapat digunakan untuk menekan pihak berwenang Israel agar dapat membebaskan ribuan warga Palestina yang ditahan Hamas di penjara-penjara Israel.
Hamas juga mengatakan bahwa menghindari melukai warga sipil “adalah komitmen agama dan moral” oleh para pejuang sayap bersenjata Hamas, Brigade Al Qassam.
“Jika ada kasus penargetan warga sipil, hal itu terjadi secara tidak sengaja dan dalam proses konfrontasi dengan pasukan pendudukan,” demikian bunyi laporan itu.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April