murianetwork.com - Bangladesh, negara Asia Selatan, melaporkan deteksi sub-varian COVID-19 pertamanya, yakni JN.1, yang disebut "varian menarik" oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demikian diungkapkan oleh otoritas kesehatan pada Kamis (18/1).
JN.1, yang merupakan varian dari omicron, terdeteksi setelah pengujian sampel dari lima orang.
Dr. Tahmina Shireen, direktur Institut Epidemiologi, Pengendalian Penyakit, dan Penelitian pemerintah, mengonfirmasi temuan ini dan menyatakan bahwa strain tersebut ditemukan dalam uji sampel pasien COVID di dalam dan di luar ibukota Dhaka.
Baca Juga: Wabah Hepatitis A Merebak di Lokasi Pengungsian Jalur Gaza
Meskipun WHO menjelaskan bahwa JN.1 adalah varian yang menarik dan dapat menyebar dengan cepat, namun tidak terlalu parah.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden