JemberNetwork.com – Situasi di Laut Merah semakin panas, seiring dengan peperangan yang terjadi antara Milisi Houthi Yaman dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Milisi Houthi dilaporkan menembak kapal perang Amerika Serikat yang melintasi Laut Merah, setelah sebelumnya pasukan Amerika dan Inggris juga menembakan roket ke wilayah Yaman.
Kelompok Misili Houthi di Yaman mulai memberanikan diri menembakkan rudal ke arah kapal perang Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Fakta Hari ini! Tahukah Kamu 17 Januari Diperingati Sebagai Hari Popeye? Simak Sejarahnya Di Sini!
Dilansir JemberNetwork.com dari Youtube Metro TV, Militer AS pada Minggu, 14 Januari 2024 melaporkan bahwa mereka telah menggagalkan rudal yang mengarah ke kapal perang USS Laboon di Laut Merah.
Serangan itu menjadi serangan yang pertama ke arah militer AS oleh milisi Houthi, sejak Washington DC melakukan serangan udara ke Yaman.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden