Calon Pengantin di Bandung Rugi Rp29 Juta Ditipu Wedding Organizer Bodong

- Senin, 08 Juni 2026 | 15:00 WIB
Calon Pengantin di Bandung Rugi Rp29 Juta Ditipu Wedding Organizer Bodong

Seorang calon pengantin asal Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Gina Yuniharti, harus menelan pil pahit setelah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pemilik wedding organizer (WO) bodong asal Kecamatan Paseh. Perempuan berusia 24 tahun itu sejatinya telah merencanakan pernikahan yang akan digelar pada Oktober mendatang, namun kini nasibnya terkatung-katung.

Gina mengungkapkan bahwa ia baru menyadari telah ditipu setelah pemilik WO tersebut tiba-tiba menghilang dan tidak dapat dihubungi lagi. Tidak hanya dirinya, seorang teman yang seharusnya melangsungkan pernikahan pada Minggu, 7 Juni 2026, juga mengalami nasib serupa dan harus membayar ulang jasa vendor karena dana yang telah disetorkan tidak pernah disalurkan.

“Kebetulan teh kan Gina, satu vendor ya sama teman Gina yang nikah minggu ini, tanggal 7. Waktu kemarin, dia konfirmasi begini, kalau misalkan (owner WO) kabur, Gina teh kan agak shock, nggak mungkin. Masih kayak nggak mungkin, bilang gitu,” ujar Gina saat ditemui pada Senin, 8 Juni 2026.

Menurut pengakuan Gina, uang yang telah ia serahkan kepada pelaku mencapai Rp29 juta dari total nilai paket pernikahan sebesar Rp38 juta atau sekitar 75 persen dari keseluruhan biaya. Sementara itu, temannya telah membayar Rp35 juta. Semua dana tersebut, kata Gina, tidak pernah diteruskan oleh terduga pelaku kepada vendor yang telah dipesan.

Gina menambahkan bahwa ia kemudian dimasukkan ke dalam grup WhatsApp yang berisi para korban WO bodong tersebut. Dari situ, ia semakin yakin bahwa uangnya tidak akan kembali. “Gina dimasukin ke grup WA, ah, ini emang nggak akan benar,” lanjutnya.

Di tengah situasi yang semakin pelik, Gina mengaku kebingungan menentukan langkah selanjutnya. Ia masih merasa gamang dan belum mampu memikirkan solusi atas pernikahannya yang terancam batal. “Untuk sekarang masih bingung ya. Karena masih kayak blunder, kayak gimana. Sedangkan kan kayak uangnya udah keluar banyak ya. Kayak nggak sedikit gitu,” jelasnya dengan nada frustrasi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar