Menurut penuturannya, segerombolan drone itu ditujukan ke rumah dinas Putin di Novgorod. Tapi, serangan itu gagal total. Sistem pertahanan udara Rusia berhasil mencegatnya sebelum mencapai sasaran.
Nada Putin dalam percakapan itu digambarkan tegas. Dia menyampaikan pada Trump bahwa serangan semacam ini yang menargetkan kepalanya secara langsung tidak akan dibiarkan berlalu tanpa konsekuensi. Pesannya jelas: ini adalah tindakan yang sangat serius.
Di sisi lain, Putin juga tak lupa menegaskan satu hal. Dia menyatakan bahwa Rusia tetap punya keinginan kuat untuk bekerja sama, secara erat dan produktif, dengan Amerika Serikat. Tujuannya tetap sama: mencari perdamaian untuk Ukraina.
Jadi, di tengah ancaman dan nada keras, masih ada secarik harapan untuk dialog. Meski jalan menuju perdamaian itu kini terasa lebih berliku dan penuh ranjau setelah kejadian ini.
Artikel Terkait
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental