JAKARTA – Ada yang janggal dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS. Begitulah kesan yang muncul dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Mereka heran, kenapa Polda Metro Jaya tiba-tiba melimpahkan berkas perkara yang sedang dalam tahap penyidikan itu ke Puspom TNI.
Rasa keanehan itu diungkapkan Muhamad Isnur dari YLBHI, yang mewakili TAUD. Ia berbicara usai rapat dengan Komisi III DPR di Senayan, Selasa lalu.
“Ini kan lagi diungkap penyidik, belum selesai. Eh, tiba-tiba diambil alih, bahkan katanya sudah diserahkan. Bagi kami, ini keanehan yang luar biasa. Ya, aneh banget,” ujar Isnur.
Ia punya pertanyaan besar soal komunikasi di balik keputusan itu.
“Kami kaget mendengar kabar pelimpahan ini. Menurut kami, langkah ini keliru,” tegasnya.
Artikel Terkait
Kasus Campak Anjlok 93%, Kemenkes Wajibkan Vaksinasi untuk Dokter Internsip
ASN Tangerang Selatan Laporkan Atasan ke Polisi Diduga Aniaya Terkait Utang
Pemerintah Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Penuh Meski Ada Kebijakan Penghematan Energi
Herdman Soroti Minim Kreativitas, Nantikan Miliano dan Marselino