KPK belum berhenti menyelidiki. Kali ini, lembaga antirasuah itu masih menelusuri dengan saksama aliran dana korupsi dari kasus pengadaan iklan bank bjb. Yang menarik, aliran dana itu diduga mengarah ke orang-orang terdekat mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Namun begitu, fokus penyidikan ternyata tak cuma soal itu. Menurut KPK, mereka juga mendalami dugaan pelanggaran hukum dalam proses pengadaan, termasuk soal "setting" yang dianggap nonprosedural. Intinya, semua yang berbau tidak wajar dalam pengadaan barang dan jasa itu sedang dibongkar.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan penjelasan lebih lanjut pada Minggu, 4 Januari 2026.
"KPK juga menyusuri ke mana saja dana non-budgeter yang bersumber dari sisa anggaran pengadaan iklan yang tidak digunakan ini merembes," ujarnya.
"Merembesnya ini ke mana saja. Berhenti pada siapa atau apa. Apakah mengalir untuk pihak-pihak lainnya, atau juga dialihkan untuk aset, misalnya," pungkas Budi.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar