Menariknya, pengalaman bermain sebagai pasutri di film Dopamin memberikan perspektif baru bagi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon tentang makna pernikahan sebenarnya. Menurut Angga, peran ini menjadi refleksi bagi mereka berdua tentang pentingnya tetap bersama dan saling mendukung dalam kondisi sesulit apapun.
"Karakter Malik dan Alya memberikan kami pandangan baru tentang komitmen dalam pernikahan. Sebagai pasangan yang juga baru memulai kehidupan berumah tangga, ini menjadi pembelajaran berharga," ujar Angga dalam konferensi pers film Dopamin.
Konflik dan Twist Menarik dalam Alur Cerita
Sinopsis film Dopamin mengisahkan bagaimana krisis ekonomi membuat hubungan Malik dan Alya menjadi tidak harmonis. Namun plot menjadi menarik ketika muncul tamu asing yang membantu Malik dan meninggalkan koper berisi uang dalam jumlah besar. Kehadiran uang tersebut justru membawa mereka pada petualangan penuh bahaya yang tak terduga.
Film Dopamin tidak hanya sekadar drama romantis, tetapi juga thriller yang akan menguji sejauh mana pasangan ini mampu bertahan menghadapi berbagai cobaan hidup. Film ini menjanjikan tontonan yang mendebarkan sekaligus mengharukan bagi penikmat cinema Indonesia.
Artikel Terkait
Denada Digugat Rp7 Miliar, Pemuda 24 Tahun Klaim Anak Kandung yang Dituntut Pengakuan
Tessa Mariska Bocorkan Ciri-ciri Ayah Biologis Ressa, Anak Denada
Misi Penyelamatan Meisya di Mansion Suryono Berujung Kepungan
Inara Rusli Datang Diam-diam ke Komnas Anak, Apa yang Dibahas?