Dedi Mulyadi Atur Ulang Waktu Kerja PNS Jawa Barat, Ini Alasannya
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan kebijakan baru mengenai penyesuaian jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kebijakan ini merupakan respons terhadap pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp2,4 triliun pada anggaran tahun 2026.
Menurut Dedi Mulyadi, pengaturan ulang waktu kerja pegawai diperlukan untuk menekan pengeluaran pemerintah daerah. "Pegawai akan kita atur (waktu kerja) karena semakin banyak pegawai masuk, semakin tinggi beban biaya," jelas Dedi seperti dikutip dari TribunJabar.id pada Selasa (21/10/2025).
Langkah Penghematan Pemprov Jabar
Selain penyesuaian jam kerja PNS, Pemprov Jabar juga melakukan berbagai efisiensi lainnya sebagai bentuk perubahan budaya birokrasi. Langkah-langkah penghematan tersebut meliputi:
- Pengurangan anggaran perjalanan dinas hingga 75-90%
- Pemotongan belanja rutin pemerintahan
- Penghematan penggunaan listrik dan air
Dampak pada Kinerja dan Pembangunan
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemangkasan TKD tidak akan mempengaruhi kualitas kinerja pegawai. Meski anggaran berkurang, kinerja aparatur negara dijamin tetap optimal. Bahkan, anggaran belanja infrastruktur justru dinaikkan sebesar 50% untuk memastikan pembangunan terus berjalan.
"Kita sebagai gubernur yang merupakan wakil pemerintah pusat ya harus menerima keputusan apa pun. Tetapi seluruh keputusan itu juga kita tidak hanya sekedar menerima, kita harus mengubah diri, pola pikir dan cara bertindak," tegas Dedi Mulyadi.
Profil dan Karier Politik Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi adalah politikus Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030. Perjalanan karier politiknya dimulai dari anggota DPRD Purwakarta (1999-2004), kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta (2003), dan Bupati Purwakarta selama dua periode (2008-2018).
Setelah sempat menjadi anggota DPR RI pada 2019, Dedi berpindah dari Partai Golkar ke Partai Gerindra pada 2023. Melalui partai barunya ini, ia berhasil memenangkan Pilkada Jawa Barat 2024 bersama Erwan Setiawan sebagai wakilnya.
Artikel Terkait
Faith, Kris Tomahu, dan Liliana Tanoesoedibjo Rilis Lagu Rohani “Dengarkanlah Doa Kami”
Kuasa Hukum Bantah Richard Lee ke Gereja untuk Ibadah, Sebut Hanya sebagai Pembicara
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas