Selirik Pesan Leluhur Sara Wijayanto, Istri Demian, di Balik Ritual Selasa Kliwon yang Rutin Digelar

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Selirik Pesan Leluhur Sara Wijayanto, Istri Demian, di Balik Ritual Selasa Kliwon yang Rutin Digelar

Profil Sara Wijayanto, Istri Demian Aditya: Ritual Selasa Kliwon dan Pesan Politik dari Leluhur

Sara Wijayanto, istri pesulap ternama Demian Aditya, mengungkap fakta mengejutkan tentang tradisi spiritual yang diwarisi keluarganya. Wanita yang dikenal sebagai praktisi supranatural ini rutin menggelar ritual pada malam Selasa Kliwon dan mengaku kerap menerima pesan politik dari para leluhur.

Biodata dan Profil Sara Wijayanto

Sara Wijayanto lahir di Jakarta pada 6 Mei 1979, yang membuatnya berzodiak Taurus. Perjalanan kariernya di dunia hiburan dimulai ketika diajak bermain dalam proyek Gang Potlot, yang kemudian membawanya bertemu dengan personel Slank, Kaka dan Bimbim.

Pertemuan itu berlanjut dengan tawaran untuk mengisi vokal pada lagu Slank berjudul "Kamu Harus Cepat Pulang". Sara kemudian turut serta dalam tur musik bersama Slank, Oppie Andaresta, dan Imanez, memperkuat jejaknya di industri musik Indonesia.

Karier Musik dan Proyek Duo

Sebagai penyanyi solo, Sara telah menelurkan beberapa lagu ciptaannya sendiri, termasuk "Never Gonna Stop", "Di Hati Selamanya", dan "Kamu feat Urban Vibe" yang didedikasikan khusus untuk suaminya, Demian Aditya.

Dia juga pernah membentuk project duo bernama Rokenrol bersama Melanie Subono, yang menghasilkan cover lagu "Gak Ada Matinya" ciptaan Njet dan Bongky yang sebelumnya dipopulerkan oleh The Flowers.

Ventura di Televisi dan Kemampuan Supranatural

Popularitas Sara semakin meluas setelah sering tampil di berbagai acara televisi ternama seperti Opera Van Java dan Pesbuker. Namun, yang membuatnya semakin dikenal publik adalah kemampuannya dalam melihat dan berkomunikasi dengan makhluk supernatural, kemampuan yang diyakininya diturunkan secara turun-temurun dalam keluarganya.

Kemampuan ini membawanya menjadi pengisi rutin program-program misteri di televisi. Bahkan, Sara berkolaborasi dengan Risa Saraswati menerbitkan buku berjudul "RISARA" pada tahun 2014, yang berisi kumpulan cerita misteri dari makhluk halus tentang bagaimana mereka kehilangan nyawa.

Kiprah di Film dan YouTube

Dunia horor semakin dekat dengan Sara ketika ia menjadi co-host program (Masih) Dunia Lain (2014) dan Mister Tukul Jalan Jalan (2014). Pengalamannya berlanjut ke dunia akting dengan membintangi tiga film horor: "Tarot" (2015), "The Doll" (2016), dan "The Doll 2" (2017). Hingga kini, Sara masih aktif membuat konten bertema mistis di kanal YouTube-nya.

Pernikahan dengan Demian Aditya

Sara Wijayanto resmi menikah dengan pesulap Demian Aditya pada 22 Mei 2014 di Hotel Grand Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan. Pasangan ini dikenal memiliki kehidupan rumah tangga yang harmonis dan jauh dari kabar miring.

Ritual Selasa Kliwon dan Pesan Politik dari Leluhur

Dalam penampilannya di program Butik Haji Igun, Sara mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki tradisi ritual khusus yang dilaksanakan secara rutin pada malam-malam tertentu yang dianggap sakral dalam tradisi kejawen, termasuk malam Selasa Kliwon.

"Kan di keluarga itu kan turunan ya," kata Sara kepada Ivan Gunawan. Ia menjelaskan bahwa keluarganya kerap mengadakan pertemuan khusus dimana roh leluhur dipercaya berkomunikasi melalui perantara ibunya.

Pesan-pesan yang diterima dari arwah leluhur tersebut kemudian dicatat oleh kakeknya dalam sebuah jurnal yang hingga sekarang masih tersimpan dengan baik. Yang mengejutkan, pesan-pesan tersebut seringkali berhubungan dengan urusan politik.

"Dulu, pesan politik, dulu," ujarnya. Sara juga menegaskan bahwa beberapa pesan politik dari leluhurnya tersebut terbukti menjadi kenyataan di kemudian hari, meski tidak dijelaskan secara rinci prediksi politik apa saja yang telah terbukti.

Sumber: MURIANETWORK.COM

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar