"Jadi mohon maaf, untuk itu kan privat sekali ya. Ini ranah privat jadi kita nggak bisa ngomong lebih jauh," imbuhnya.
Soal kasus hukum yang menjerat Rully Anggi Akbar yang diduga menipu rekan bisnisnya senilai Rp300 juta Anselmus juga memilih untuk tidak berkomentar panjang. Ia menegaskan bahwa Boiyen sama sekali tidak terlibat dan bahkan mengklaim kliennya tidak mengetahui persoalan tersebut.
"Tapi yang jelas, dari kami sebagai kuasa hukum Mbak YN Boiyen, sebenarnya tidak mengetahui sama sekali dan tidak mau ikut campur," lanjut Anselmus.
"Ya itu yang pertama. Terus yang kedua adalah, klien kami itu ingin membangun fondasi rumah tangga yang saling terbuka dan komunikasi yang baik. Gitu saja sih sebenarnya."
Perjalanan rumah tangga pasangan ini memang terbilang singkat. Boiyen dan Rully Anggi Akbar mengikat janji di ICE BSD, Tangerang, pada 15 November 2025. Namun, belum genap setahun, Boiyen sudah mengajukan gugatan cerai pada 20 Januari 2026.
Sidang perdana perceraian mereka sendiri telah digelar lebih dulu, pada Selasa (27/1/2026). Sayangnya, tak banyak informasi yang keluar dari sidang itu. Bahkan, kehadiran Boiyen dan Rully di sidang perdana pun tidak dipastikan. Pihak Pengadilan Agama Tigaraksa juga menutup rapat-rapat isi gugatan cerai sang komedian.
Jadi, meski waktu pernikahan dan gugatan cerai berdekatan dengan munculnya kasus hukum sang suami, pihak Boiyen bersikukuh bahwa dua hal itu adalah urusan yang terpisah. Alasan sebenarnya? Itu tetap menjadi misteri di balik dinding privasi yang mereka jaga ketat.
Artikel Terkait
Adik Denada Soroti Sikap Keluarga: Harusnya Ayah Kandung Ressa yang Dituntut, Bukan Dena
Boiyen dan Rully Anggi Akbar Tak Lagi Serumah, Sidang Cerai Telah Dimulai
Bio Instagram Berubah, Denada Akui Anak Kandung Usai Dituding Telantarkan
Sidang Perceraian Boiyen-Rully Sepi, Keduanya Absen Lagi