“Semangat dik, full support dari kakak utk km,” tulis Lisa dalam unggahannya.
Tak cuma itu, Lisa juga mengungkap kondisi psikologis Ressa yang menurutnya memprihatinkan. Ia menyebut pemuda itu mengalami trauma sedemikian dalam hingga lupa detail dasar tentang dirinya sendiri.
“Guys bahkan dia sendiri ga ingat dia lahir tahun berapa, sesedih dan sesakit itu,” lanjut Lisa.
Pernyataan Lisa ini seperti memberi gambaran betapa klaim penelantaran yang diajukan Ressa bukanlah hal sepele. Ada luka yang ditinggalkan, dan dampaknya terasa sampai sekarang bahkan mengaburkan ingatan tentang identitas diri.
Gugatan ini jelas membuka babak baru. Setelah sebelumnya publik melihat Denada sebagai figur ibu yang kuat, kini ia harus berhadapan dengan tuntutan yang, jika benar, mengubah narasi itu sepenuhnya. Perjalanan kasusnya masih panjang, dan semua pihak tampaknya sedang menyiapkan senjata masing-masing.
Artikel Terkait
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi
Pasha Ungu Bentrok dengan Wakil Menteri di Rapat DPR, Suasana Memanas