Rapat DPR tiba-tiba memanas. Pasha Ungu, vokalis band yang kini jadi politisi, terlibat debat sengit dengan Wakil Menteri PPPA Veronica Tan. Momen tegang itu langsung ramai jadi perbincangan.
Kejadiannya berlangsung Senin lalu, di Kompleks Parlemen Jakarta. Sigit Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu dari Komisi VIII DPR, tampak mempertanyakan efektivitas kinerja Kementerian PPPA. Menanggapi hal itu, Veronica Tan langsung meminta diberi kesempatan untuk perbaikan.
Suasana pun makin tegang. Dengan nada tinggi, Pasha menyela.
“Ini dari penjelasan Ibu Wamen kok saya melihat ini seperti keluar dari koridor. Itu gimana ya menjelaskannya, saya nggak ngerti kita ini paham apa nggak sebenarnya rapat ini,” ujar Pasha.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Pasha Ungu di balik peristiwa ini?
Dari Panggung Musik ke Kursi Parlemen
Nama Pasha tentu sudah tak asing di telinga penggemar musik Indonesia. Pria kelahiran 27 November 1979 ini adalah vokalis utama band Ungu sejak 1998. Bersama band itu, ia menelurkan sederet lagu hits yang masih sering kita dengar hingga sekarang.
Tak cuma nyanyi, Pasha juga pernah mencoba akting di beberapa sinetron dan film. Soal kehidupan pribadi, ia kini menikah dengan Adelia Wilhemina, setelah sebelumnya berumah tangga dengan artis Okie Agustina.
Namun, jalan hidupnya belakangan berbelok. Dunia politik rupanya menarik perhatiannya.
Jejak Politik: Dari Palu ke Senayan
Karier politik Pasha dimulai sekitar Juli 2015. Kala itu, ia mendaftar sebagai calon Wakil Wali Kota Palu, mendampingi Hidayat. Pasangan ini menang dan Pasha menjabat dari 2016 hingga 2021.
Usai itu, ambisinya tak berhenti. Di 2020, ia sempat berniat maju sebagai calon wakil gubernur Sulawesi Tengah, meski akhirnya gagal. Lalu, pada Pemilu 2024, Pasha mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Dapil Jakarta III. Hasilnya? Ia berhasil meraih lebih dari 50 ribu suara dan menjadi satu-satunya wakil PAN yang lolos dari dapil tersebut ke Senayan. Kini, posisinya adalah Anggota Komisi VIII DPR RI.
Debat yang Menyulut Komentar
Kembali ke insiden di rapat DPR. Menurut sejumlah saksi, perdebatan itu bermula saat Veronica Tan memaparkan tugas dan perspektif kerja kementeriannya. Ia menekankan soal pentingnya perlindungan inklusif yang melibatkan semua kementerian.
Tapi, di tengah penjelasan itu, Pasha menyela. Ia terlihat tak puas.
“Perspektif perempuan itu bukan hanya kerjaan Kementerian PPPA saja. Kalau semua kementerian mempunyai perspektif perlindungan inklusif. Kita enggak ngomong perempuan deh. Kadang-kadang kalau ngomong perempuan agak sensitif, karena kalau di daerah kota, perempuannya semua banyak ngomongnya,” ujarnya.
Pasha terus melanjutkan kritiknya dengan nada kesal.
“Saya enggak ngerti apa kita ini paham apa enggak sebenarnya rapat ini. Yang dijelaskan oleh Ibu Wamen tadi itu sama juga dilakukan oleh Komnas Perempuan. Coba kita pahami sama-sama dulu deh,” imbuhnya.
“Ini Polres atau apa? Apa bedanya dengan Komnas Perempuan? Sama juga penegakan hak asasi manusia, penegakan hukum dan lain sebagainya. Ini menjadi pertanyaan dari tadi yang kita dengar ini Pak Pimpinan, soal kekerasan seksual, kekerasan rumah tangga, lho gimana ini? Ini jauh dari pemberdayaan. Ini jadi kayak..”
Veronica pun berusaha mengambil alih pembicaraan, meminta waktu untuk menjawab. Namun begitu, video potongan debat itu sudah terlanjur viral.
Reaksi netizen pun terbelah. Ada yang mendukung sikap kritis Pasha, tapi tak sedikit yang menyayangkan caranya yang dianggap memotong pembicaraan seorang wakil menteri. Perdebatan kecil di ruang rapat itu, sekali lagi, membuktikan betapa sorotan terhadap para publik figur entah itu penyanyi atau politisi selalu terasa panas.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra