"Sampai saat ini kami sudah mengklarifikasi enam saksi yang berada di TKP pada saat kejadian," jelas Iskandarsyah.
Lebih lanjut, dari keterangan sejumlah saksi itu, muncul titik terang. Ada indikasi bahwa pacar almarhumah, yakni Reza Arap, diduga kuat berada di lokasi kejadian saat itu.
"Ada dugaan dari keterangan saksi bahwa pacarnya berada di TKP," ungkapnya.
Meski begitu, polisi menegaskan satu hal penting: tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Lula. Pihak keluarga pun, dalam kondisi berduka, meminta agar tidak dilakukan autopsi permintaan yang dihormati oleh kepolisian.
"Autopsi tidak dilaksanakan karena permintaan dari orang tua dan kami menghormati kondisi keluarga yang sedang berduka," papar Iskandarsyah.
Jenazah Lula Lahfah sendiri telah disemayamkan. Ia dimakamkan di TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026). Sementara panggilan untuk Reza Arap tetap berlaku.
Namun, panggilan itu belum juga diindahkan. Alih-alih ke penyidik, langkahnya lebih dulu menuju ke tempat pengajian. Sebuah pilihan yang kini menyisakan tanda tanya dan ruang bagi proses hukum selanjutnya.
Artikel Terkait
Pacar Lula Lahfah Diduga di TKP, Polisi Tunggu Keterangan Reza Arap
Cha Eun Woo Akui Kesalahan, Janji Tuntaskan Dugaan Pajak Rp229 Miliar
Pesulap Merah Berduka, Tika Mega Lestari Meninggal Setelah Berjuang Lawan Dua Penyakit
Didi Riyadi Berduka dari Tanah Suci: Ini Bukan Perpisahan, Sampai Jumpa di Kehidupan Lain, Brother