"Ikhtiar Mawa sendiri bisa berpikir dan bisa memberikan satu apa ya, kepastian terhadap Insanul seperti apa nanti ke depannya," jelasnya.
"Karena tadi saya juga nggak bisa intervensi, nggak bisa masuk juga ke ranah pribadi karena saya pasif. Saya dan kuasa hukumnya Mawa sepakat untuk pasif," tandas Tommy.
Dalam pertemuan itu, Insanul juga menyampaikan permintaan maafnya secara tulus kepada keluarga besar Mawa. Menurut Tommy, kakak-kakak Mawa sudah mendengarkan permintaan maaf itu meski tak membalas dengan sepatah kata pun. Setidaknya, hubungan yang sempat berseteru mulai mencair.
Di sisi lain, meski pintu maaf terbuka, Mawa tak serta merta luluh. Perempuan itu mengajukan dua syarat yang harus dipenuhi Insan jika ingin keadaan diperbaiki.
Pertama, Insan wajib meminta maaf secara terbuka di hadapan media. Bagi pihak Mawa, langkah ini penting untuk membuktikan keseriusan penyesalannya sekaligus upaya mengembalikan keharmonisan keluarga.
Kedua, Mawa menuntut Insan membeberkan secara gamblang dan detail semua bukti terkait pernikahan sirinya dengan Inara Rusli. Pernikahan siri itu sendiri dikabarkan terjadi pada 7 Agustus 2025 lalu.
Menanggapi syarat-syarat itu, Tommy menyatakan pihaknya akan kembali menggelar pertemuan pada Senin atau Selasa mendatang. "Nanti akan kami jelaskan, kapan sebenarnya pernikahan siri itu terjadi, siapa ustaz yang menikahkan dan bukti pendukung lainnya," tutupnya.
Artikel Terkait
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari