Anak Tega Habisi Ayah Kandung dengan Golok di Rajabasa

- Jumat, 21 November 2025 | 14:48 WIB
Anak Tega Habisi Ayah Kandung dengan Golok di Rajabasa

Bandar Lampung - Sebuah peristiwa tragis mengguncang Gang Pendowo, Jalan Sri Krisna, Kelurahan Rajabasa Jaya, pada Jumat (21/11) lalu. Marso, seorang pria lansia berusia 67 tahun, tewas dengan cara yang mengerikan. Yang lebih memilukan, pelaku pembunuhan itu adalah Rustam, anak kandungnya sendiri.

Suasana pagi itu awalnya tampak tenang. Sri Rahayu, adik ipar pelaku yang juga keluarga korban, sedang asyik menyapu di rumah. Tiba-tiba, Marso datang dan menanyakan keberadaan Rustam.

"Bapak (korban) nanya dimana Rustam, nah dia (pelaku) dibelakang, bapak masuk kesana ikutin. Posisi saya lagi nyapu, bapak masuk ke dalam," kenang Sri Rahayu.

Begitu masuk ke dalam, percakapan singkat pun terjadi. Sri mendengar korban mengajak Rustam untuk kembali bekerja di Pesisir Barat. Ajakan itu ternyata ditolak mentah-mentah oleh anaknya sendiri.

"Saya dengar bapak ngomong, 'Ayo tam, pulang ke gunung (Pesibar)'. 'Enggak mau' kayaknya gitu," ujarnya melanjutkan.

Namun begitu, situasi langsung berubah mencekam. Rustam tiba-tiba masuk ke kamar, mendorong sang ayah, lalu memukulnya. Awalnya Sri mengira alat yang digunakan hanya kayu biasa. Kekeliruannya baru tersadar saat darah korban mulai muncrat ke mana-mana. "Enggak taunya pas darah muncrat baru sadar kalau ternyata golok," tuturnya dengan suara bergetar.

Tak kuat menyaksikan pemandangan mengerikan itu, Sri langsung berlari ke rumah tetangga di belakang. Sementara itu, Rustam kabur begitu saja dari lokasi kejadian.

Menurut pengakuan Sri, Rustam memang memiliki riwayat gangguan jiwa. "Dia (pelaku) emang terganggu mentalnya, udah 15 tahunan dulu sempat dibawa sama Polisi sama Pak Lurah ke Rumah Sakit Jiwa, tapi pulang rawat jalan gitu," jelasnya. Kondisi itu diduga menjadi salah satu pemicu ledakan amukannya.

Di sisi lain, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Berdasarkan pantauan di TKP, rumah korban telah dipasangi police line. Jenazah Marso pun telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Kasus pembunuhan oleh anak kandung ini tentu meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar