Suasana di Kantor DPC Partai Gerindra Lima Puluh Kota, Sarilamak, Rabu (4/3/2026) lalu, cukup ramai. Ratusan warga dari berbagai nagari sudah berkumpul. Mereka menunggu kedatangan Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, yang tak datang dengan tangan kosong. Ada 3.000 paket sembako yang siap dibagikan untuk masyarakat kabupaten itu.
Secara simbolis, 500 paket pertama diserahkan di tempat itu. Andre tampak didampingi Bupati Syafni Sikumbang, Ketua DPC setempat Deni Asra, dan sejumlah anggota fraksi. Di bulan Ramadan ini, acara silaturahmi itu terasa lebih hangat dan penuh makna.
Bagi Andre, kunjungan ini bukan sekadar rutinitas kerja biasa. Dia menegaskan, ini adalah wujud komitmen.
"Sebagai kader Partai Gerindra dan anak buah Pak Prabowo Subianto, kewajiban kami adalah hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat kampanye atau menjelang Pemilu saja,"
Begitu penegasannya, seperti dikutip dalam keterangan tertulis.
Memang, secara administratif daerah pemilihannya (Dapil) berbeda. Andre terpilih dari Sumbar I, sementara Lima Puluh Kota masuk wilayah Sumbar II. Namun begitu, hal itu sama sekali tak dianggapnya sebagai penghalang.
"Meskipun saya terpilih dari Dapil Sumbar I dan Lima Puluh Kota masuk Dapil Sumbar II, bagi saya selama itu tanah Minangkabau dan bagian dari Sumatera Barat, maka sudah menjadi kewajiban saya untuk memperjuangkan aspirasinya di pusat,"
ujar Ketua DPD Gerindra Sumbar itu dengan nada meyakinkan.
Dalam kesempatan itu, berbagai aspirasi pun mengalir dari masyarakat. Mulai dari soal pembangunan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak, masalah blank spot sinyal telekomunikasi, hingga kondisi infrastruktur jalan di beberapa titik. Sebagai Wakil Ketua Komisi VI yang membawahi BUMN strategis termasuk telekomunikasi dan konstruksi Andre merasa punya tanggung jawab untuk mengawal isu-isu tersebut.
"Tadi disampaikan soal IKK Sarilamak, masalah sinyal dan jalan. Kami baru membangun BTS Telkomsel di Koto Tinggi Lima Puluh Kota,"
katanya.
"Saya tegaskan, sebagai Wakil Ketua Komisi VI yang bermitra dengan BUMN termasuk Telkom, saya akan kawal itu. Kita ingin Sarilamak benar-benar menjadi wajah ibu kota kabupaten yang membanggakan,"
sambungnya. Dia lantas meminta data titik blank spot segera dikirimkan agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat, terutama untuk mendukung pembelajaran anak-anak.
Di sisi lain, bantuan 3.000 paket sembako itu sendiri dibagikan secara bertahap. Setelah 500 paket di Sarilamak, sisanya akan didistribusikan menyebar ke 13 kecamatan.
"Hari ini kami membawa sedikit oleh-oleh, sekitar 3.000 paket sembako untuk masyarakat Lima Puluh Kota. Jangan dilihat nilainya, tetapi lihatlah ini sebagai bentuk rasa kasih sayang dan kepedulian kami,"
harap Andre.
Bupati Syafni Sikumbang menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, kehadiran Andre di bulan Ramadan adalah sebuah keberkahan.
"Kita mengetahui bagaimana kegigihan beliau di pusat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Lima Puluh Kota,"
kata Syafni. Dia mengakui, banyak program pembangunan yang bisa terealisasi berkat sinergi dengan wakil rakyat di pusat.
Pendapat serupa diungkapkan Deni Asra, Ketua DPC Gerindra setempat. Dia menyebut antusiasme warga sangat tinggi, bahkan banyak yang datang sejak pagi.
"Pak Andre dikenal sebagai 'Macan Parlemen' yang selalu bersuara lantang memperjuangkan kepentingan rakyat. Walaupun beliau berasal dari Dapil Sumbar I, komitmennya untuk membantu seluruh wilayah Sumatera Barat tidak pernah berkurang,"
tutur Deni.
Harapannya jelas: dengan dukungan Andre di Senayan, percepatan pembangunan di Lima Puluh Kota mulai dari jalan, sinyal, hingga wajah Ibu Kota Kabupaten bisa benar-benar terwujud. Tak sekadar wacana.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Hadapi Laga Hidup-Mati Lawan Vietnam demi Tiket Semifinal
Kepala DKP DKI Pastikan 7 Ton Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan, Tak Ada Penyalahgunaan
Rano Karno: Kemajuan Jakarta Bukan Hanya Soal Infrastruktur, Tapi Kualitas Manusia
Iran Perbarui Data Korban Tewas, 3.400 Orang Gugur dalam Konflik dengan AS dan Israel