Gubernur Pramono Tantang Persija: Harus Juara Sebelum Jakarta 500 Tahun!

- Jumat, 19 Desember 2025 | 22:12 WIB
Gubernur Pramono Tantang Persija: Harus Juara Sebelum Jakarta 500 Tahun!

Kawasan Monas tampak berbeda Jumat sore itu. Ribuan Jakmania memadati lapangan, merayakan ulang tahun ke-28 mereka. Di tengah euforia, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno hadir, menyatu dengan semangat massa.

Pramono tak sekadar memberi sambutan. Di hadapan suporter yang menyala-nyala, ia melemparkan tantangan sekaligus target yang jelas untuk Persija.

"Maka saya meminta betul kepada Persija, apakah tahun ini, apakah tahun depan, dan paling lama tahun 2027, Persija harus juara,"

tegasnya, disambut gemuruh sorak pendukung.

Target 2027 itu bukan angka sembarangan. Menurut Pramono, tahun itu punya makna ganda yang istimewa. Jakarta akan genap berusia 500 tahun. Sementara Jakmania, sang pendukung setia, memasuki usia tiga dekade.

"Kenapa harus juara, saudara-saudara sekalian? Tahun 2027 Jakarta ulang tahun yang ke-500 tahun. Dan Persija (Jakmania) sekarang ini, ulang tahun yang ke-28," ujarnya.

"Saya berharap ketika Persija (Jakmania) di ulang tahun ke-30, dan sekaligus Jakarta ulang tahun ke-500 tahun, enggak bisa enggak, harus juara. Tetapi kalau bisa tahun ini, alhamdulillah,"

lanjut Pramono, disambut tawa dan tepuk tangan. Ia jelas tak ingin menunggu lama, tapi batas akhir sudah ditetapkan.

Di sisi lain, komitmen dukungan dari Pemprov DKI ditegaskan kembali. Pramono menyatakan pihaknya akan memberikan sokongan penuh agar target juara itu bisa direngkuh.

"Sebagai Gubernur Jakarta dan Wakil Gubernur, kami mengharapkan Persija juara, sekaligus kami akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mencapai itu. Sekali lagi, kami akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mencapai Persija juara,"

katanya mantap.

Nuansa personal juga tak luput. Pramono bercerita tentang kedekatan emosionalnya dengan klub berjuluk Macan Kemayoran itu. Ia dan Rano Karno disebutnya sebagai pengikut setia yang selalu menyaksikan laga-laga Persija.

"Itulah tanda cinta Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta sekarang ini betul-betul kepada Persija Jakarta. Bahkan berulang kali saya mengatakan, Jakarta lebih Persija, berkali-kali,"

ujarnya, menggambarkan betapa klub ini sudah jadi bagian dari identitas ibu kota.

Tak lupa, pujian tinggi ia haturkan untuk Jakmania. Baginya, loyalitas dan kecintaan yang ditunjukkan suporter ini sulit dicari tandingannya di tanah air.

"Dan tidak ada suporter atau pendukung kesebelasan sepak bola di republik ini seperti saudara-saudara sekalian. Yang betul-betul memberikan dukungan itu dengan hati,"

tuturnya.

Sementara kerumunan massa terpusat di lapangan, situasi lalu lintas di sekitarnya relatif terkendali. Jalan Medan Merdeka Selatan terpantau ramai namun tetap lancar. Meski begitu, aparat kepolisian dan petugas Dishub tampak berjaga di beberapa titik, mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi. Suasana hari itu berjalan hikmat, penuh harap, dan tentu saja, semangat olahraga yang membara.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar