Di sisi lain, banyak yang melihat kisah Aurelie bukan sekadar aib lama. Buku itu justru dianggap sebagai alarm, sebuah pelajaran berharga bagi siapa pun yang membacanya. Jessica Iskandar, yang kini mengasuh dua anak laki-laki, sepakat dengan pandangan ini.
Jedar mengaku sudah sejak dulu menanamkan pentingnya menghargai orang lain pada anak-anaknya. Pembicaraan tentang batasan dalam hubungan, dilakukan bahkan sebelum mereka menginjak remaja.
“El Barack mulai ada teman dekat, umurnya 11,5 tahun sekarang. Iya (sudah mulai suka lawan jenis) iya cerita ke aku,” cerita Jedar.
Pendekatannya terbuka tapi tetap memberi rambu. “Aku gak terlalu ikut campur, tapi aku bilang kamu harus tau batasan. Kalau punya teman dekat, hargai dia. Kalau dia bilang enggak ya enggak, kamu pun juga punya batasan kalau kamu bilang enggak ya enggak,” ujarnya.
“Usia kalian itu wajar untuk suka-sukaan, tapi ada batasnya. Yang penting itu sekolah dan keluarga.”
Intinya, Jedar ingin menjadi tempat bercerita yang aman. “Apapun itu, ceritain sama mama. Kalau enggak ya ke papa. Orangtua itu cuma bisa tampung cerita, balik lagi ke El yang jalanin. Tapi mama senang El Barack cerita sama mama.”
Begitulah. Kisah viral Aurelie Moeremans ternyata bukan cuma memantik kemarahan. Tapi juga refleksi, terutama bagi para orangtua tentang bagaimana mendidik dan mendengarkan.
Artikel Terkait
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari
Marcell Siahaan Rilis Menuju Cahaya, Single Religi dengan Sentuhan Istri dan Nuansa Elektronik