Lewat akun X-nya, @andienaisyah, penyanyi Andien baru saja membuka lembaran lama yang tak mudah. Ia bercerita tentang pengalaman pribadinya berada dalam hubungan yang toxic. Pemicunya adalah sebuah buku.
Buku itu berjudul Broken Strings, memoar karya Aurelie Moeremans yang belakangan ramai diperbincangkan. Isinya berat: pengalaman nyata Aurelie sebagai korban child grooming sejak remaja, lengkap dengan kisah manipulasi, kontrol, dan perjuangan panjang untuk membebaskan diri.
Ternyata, kisah dalam buku itu menyentuh sesuatu di dalam diri Andien. Membangkitkan kenangan yang sudah lama berusaha ia atur rapi.
"Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami berkali-kali," tulis Andien.
Baginya, cerita Aurelie terasa sangat relevan. Ia bahkan mengungkapkan bagaimana dulu ia sempat termakan manipulasi yang merendahkan harga dirinya.
"Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang 'carut marut' seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik2," ujarnya.
Nah, di titik ini Andien juga menyoroti sesuatu yang kerap disalahpahami oleh orang luar. Keluar dari hubungan yang menyakitkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses, dan itu wajar.
"Walaupun dalam realita, tidak semua orang bisa langsung keluar... Bukan karena lemah, tapi belum bisa. Dan suatu hari nanti, ia akan bisa," tuturnya dengan penuh keyakinan.
Sebagai bentuk apresiasi, ia pun menyampaikan terima kasih langsung kepada Aurelie. Tak lupa, di usia ke-40 tahun ini, Andien menyelipkan harapan dan doa yang dalam untuk para korban lainnya.
"Aku percaya luka yang diakui, dan pemulihan yang dijalani dengan jujur akan berbuah baik," katanya.
"Doaku untukmu dan semua perempuan yang pernah (atau sedang) menjadi korban. Semoga yang pernah patah kini menemukan napasnya kembali."
Unggahan tulusnya itu langsung disambut hangat oleh warganet. Banyak yang berduyun-duyun memberi dukungan dan semangat.
Seperti dari akun @dil yang berkomentar, "semoga luka yang pernah membekas perlahan sembuh, pudar dan menghilang. Walaupun pasti susah untuk lupa. Hug."
Tak ketinggalan, akun @wah" juga ikut menyemangati dengan kata-kata sederhana, "Virtual hug untuk kakakk."
"Nama akun media sosial disamarkan sebagian untuk menjaga privasi pemiliknya.
Artikel Terkait
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik