Lewat akun X-nya, @andienaisyah, penyanyi Andien baru saja membuka lembaran lama yang tak mudah. Ia bercerita tentang pengalaman pribadinya berada dalam hubungan yang toxic. Pemicunya adalah sebuah buku.
Buku itu berjudul Broken Strings, memoar karya Aurelie Moeremans yang belakangan ramai diperbincangkan. Isinya berat: pengalaman nyata Aurelie sebagai korban child grooming sejak remaja, lengkap dengan kisah manipulasi, kontrol, dan perjuangan panjang untuk membebaskan diri.
Ternyata, kisah dalam buku itu menyentuh sesuatu di dalam diri Andien. Membangkitkan kenangan yang sudah lama berusaha ia atur rapi.
"Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami berkali-kali," tulis Andien.
Baginya, cerita Aurelie terasa sangat relevan. Ia bahkan mengungkapkan bagaimana dulu ia sempat termakan manipulasi yang merendahkan harga dirinya.
"Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang 'carut marut' seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik2," ujarnya.
Nah, di titik ini Andien juga menyoroti sesuatu yang kerap disalahpahami oleh orang luar. Keluar dari hubungan yang menyakitkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses, dan itu wajar.
"Walaupun dalam realita, tidak semua orang bisa langsung keluar... Bukan karena lemah, tapi belum bisa. Dan suatu hari nanti, ia akan bisa," tuturnya dengan penuh keyakinan.
Artikel Terkait
Ratusan Juta Mengalir, Tapi Hidupnya Kosong: Pengakuan Getir Ratu Sofya
Dinda Kirana Tantang Batas Diri Lewat Peran Paling Ekstrem dalam Bercinta Dengan Maut
Tata Cahyani Curi Perhatian di Pernikahan Anak, Pesonanya Bikin Pangling
Roby Tremonti Buka Bukti Foto Pernikahan, Tanggapi Buku Aurelie