Motor Gede di Dunia Artis: Gaya Hidup Mewah dan Kenyataan Pahit di Baliknya
Kalau kita lihat media sosial, rasanya sulit lepas dari tampilan para selebriti yang sedang asyik dengan motor besarnya. Hobi satu ini memang sudah jadi semacam gaya hidup tersendiri di kalangan artis Tanah Air. Nama-nama seperti Raffi Ahmad, Ariel NOAH, atau Tora Sudiro mungkin sudah biasa kita dengar sebagai penggila motor gede. Tapi ternyata, nggak cuma cowok aja lho yang demen. Beberapa artis wanita seperti Wika Salim dan Prisia Nasution juga aktif touring dan bahkan punya koleksi motor yang tak kalah keren.
Nah, dari hobi yang sama ini, terbentuklah beberapa komunitas atau 'geng' motor. Andre Taulany, misalnya, punya andil besar di sini. Dia yang menggagas The Prediksi, yang anggotanya adalah sederet nama besar seperti Desta, Vincent Rompies, sampai Gading Marten. Selain itu, ada juga Bedain yang lebih banyak diisi para komika macam Rigen, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Mereka nggak cuma kumpul-kumpul biasa. Kegiatannya beragam, mulai dari touring bareng, bikin konten, sampai urusan sosial kayak acara amal.
Motor-motor yang mereka koleksi pun nggak main-main harganya. Bisa dibilang, ini hobi yang memang butuh kantong tebal. Ambil contoh Ananda Omesh dengan Triumph Thruxton 900-nya yang harganya menyentuh angka Rp300 juta. Atau Tora Sudiro yang punya Harley Davidson Road King dengan harga mulai Rp800 juta. Gading Marten juga punya BMW GS 1200 yang nilainya sekitar Rp400 jutaan. Fantastis, ya?
Di balik semua keseruan dan kemewahan itu, ada hal penting yang kadang terlupakan: keselamatan. Berkendara dengan motor besar jelas butuh perlengkapan keamanan yang lengkap. Helm, jaket, sarung tangan, sepatu semuanya wajib. Tapi, meski sudah berhati-hati sekalipun, musibah itu sifatnya nggak terduga. Dan sayangnya, dunia hiburan kita sudah beberapa kali kehilangan sosok akibat kecelakaan di jalan raya.
Hobi yang Berakhir Pilu
Kabar duka terbaru datang dari Gary Iskak. Aktor yang dikenal hobi otomotif ini meninggal dunia Sabtu (29/11) lalu. Ironisnya, kecelakaan tunggal itu terjadi saat dia mengendarai motor RX King miliknya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Gary memang bukan nama baru di dunia motor. Dia aktif touring dan off-road, bahkan tergabung dalam klub Bikers Brotherhood. Hobinya ini juga sering dia bagikan lewat akun media sosial @garyisbiked. Menurut keterangan saksi, dia terpelanting usai menabrak pohon. Yang membuat hati miris, polisi menyatakan tidak menemukan helm di lokasi kejadian.
Tragedi yang menimpa Gary ini mengingatkan kita pada deretan nama artis lain yang nasibnya serupa. Sebut saja Sophan Sophiaan, yang wafat dalam sebuah touring besar Hari Kebangkitan Nasional pada 2008. Atau Ustaz Jefri Al Buchori (Uje) yang kecelakaan di Pondok Indah pada 2013. Uje dikenal sebagai penggila motor dan aktif di komunitas Spiritual Riding.
Belum lagi Fuad Hassan, Valia Rahma, dan Adi Firansyah. Yang cukup fresh dalam ingatan mungkin Yitta Dali Wassink, suami Jennifer Coppen, yang meninggal akibat kecelakaan tunggal di Bali Juli 2024 lalu.
Setiap kejadian seperti ini selalu meninggalkan duka yang dalam. Di satu sisi, motor gede memang menawarkan kebebasan dan kegembiraan. Tapi di sisi lain, dia juga mengingatkan betapa rapuhnya nyawa di jalan raya. Bagi siapapun, apapun profesinya, keselamatan harus selalu jadi prioritas utama. Karena hobi, seberapa mahal pun, takkan pernah sebanding dengan nyawa.
Artikel Terkait
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra
Vokalis For Revenge Hentikan Konser di Yogyakarta demi Evakuasi Penonton Pingsan
El Rumi Resmi Nikahi Syifa Hadju di Jakarta, Ijab Kabul Satu Napas