Partai Golkar Usulkan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Partai Golkar telah menyampaikan usulan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto agar mantan Presiden Soeharto dianugerahi gelar pahlawan nasional. Usulan ini rencananya akan disampaikan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November.
Sekjen Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, menegaskan bahwa selain Soeharto, partainya juga mendukung pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-3 RI, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.
Alasan Golkar Usung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Dalam pernyataannya pada Kamis (4/11/2025), Sarmuji mengawali dengan menjelaskan alasan di balik usulan untuk Soeharto. Ia mengakui bahwa sebagai manusia, Soeharto memiliki kelemahan, namun jasa besarnya dalam membangun Indonesia tidak bisa dipungkiri.
"Jasa besarnya melakukan pembangunan Indonesia, mentransformasikan ekonomi Indonesia dari yang sangat terpuruk menjadi disegani di Asia Tenggara bahkan di Asia itu tidak bisa dilupakan orang. Memori kolektif masyarakat itu sampai sekarang masih mengingat Pak Harto sebagai Bapak Pembangunan," kata Sarmuji.
Menanggapi Pro dan Kontra
Sarmuji menyadari adanya perdebatan publik seputar wacana pemberian gelar ini. Menurutnya, hal tersebut adalah wajar. Ia menekankan bahwa setiap tokoh yang dianugerahi gelar pahlawan nasional pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.
"Dan kalau ada orang yang tidak setuju itu wajar saja. Siapa yang di dunia ini yang bisa setuju bulat-bulat, nggak ada. Dan kalau bicara kelemahan orang, siapa yang tidak punya kelemahan. Semua yang mendapatkan gelar pahlawan nasional, itu semuanya punya kelemahan yang melekat dalam dirinya sebagai manusia," imbuhnya.
Dukungan Kuat untuk Gus Dur
Lebih lanjut, Sarmuji membeberkan bahwa Partai Golkar tidak hanya fokus pada usulan untuk Soeharto. Partai yang identik dengan warna kuning ini juga memberikan dukungan penuh untuk penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur.
"Dari kami juga mendukung, misalnya, figur yang lain. Bukan hanya Pak Harto sebenarnya. Gus Dur juga layak untuk mendapat gelar pahlawan nasional dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Posisi kami mendukung penganugerahan gelar Pak Harto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional," pungkas Sarmuji.
Artikel Terkait
Taksi Listrik Tabrak Separator Busway di Ragunan, Diduga Sopir Mengantuk
Empat Balita Tewas di Jurang, Polisi Sebut Kecelakaan Murni
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tajam
Video Pungli di Kawasan Kota Tua Viral, Polisi Janji Lakukan Pengecekan dan Pembinaan