Kekhawatirannya ternyata bukan tanpa alasan. Di luar, teman Gary itu menyampaikan kabar yang menghancurkan: Gary mengalami kecelakaan dan kondisinya kritis. Richa syok. Pikirannya langsung blank. Tanpa pikir panjang, ia memutuskan untuk langsung meluncur ke rumah sakit, menyetir sendiri mobilnya.
Tapi apa yang dilihatnya di ruang gawat darurat RS Suyoto jauh lebih mengerikan dari bayangannya. Kondisi Gary sangat mengenaskan. Darah masih mengucur deras dari luka-lukanya.
Malam itu, Richa dan keluarga hanya bisa menunggu di luar ruangan. Mereka berjaga tanpa tidur, berharap ada keajaiban. Dokter yang menangani pun sudah memberikan penjelasan yang jujur tentang kondisi kritis Gary akibat pendarahan yang tak kunjung berhenti.
Harapan itu akhirnya pupus. Pukul 9.24 pagi, Gary Iskak dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada sore harinya, mengakhiri perjalanan seorang aktor yang dikenang banyak orang.
Artikel Terkait
Lee Junho Pertimbangkan Tawaran Main di Drama Buy King, Berpotensi Duel Akting dengan Joo Ji Hoon
Titan Tyra Minta Maaf Usai Kontroversi Rebahkan Kursi Pesawat Saat Hamil
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska