Suasana di Minneapolis berubah jadi ricuh. Kerusuhan meledak setelah petugas imigrasi menembak dua warga sipil hingga tewas. Insiden berdarah ini langsung memicu gelombang kemarahan.
Dari Gedung Putih, sikap politik Partai Demokrat dituding sebagai biang keladinya. Pemerintahan Trump dengan tegas melemparkan kesalahan ke pihak oposisi.
"Tidak seorang pun di Gedung Putih, termasuk Presiden Trump, ingin melihat orang terluka atau terbunuh di jalanan Amerika,"
Begitu penjelasan Sekretaris Pers Karoline Leavitt, seperti dilaporkan AFP pada Selasa lalu. Namun begitu, pernyataan belasungkawa itu langsung diikuti dengan tuduhan tajam.
Semua berawal Sabtu lalu. Alex Pretti, salah satu korban, ditembak oleh petugas imigrasi di kota itu. Leavitt menyampaikan duka untuk keluarga Pretti.
"Kami berduka untuk orang tuanya. Sebagai seorang ibu, tentu saja, saya tidak dapat membayangkan kehilangan nyawa,"
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing