Menjadi atlet sekaligus mahasiswa? Banyak yang bilang itu mustahil. Tapi Fashya Aurellya membuktikan sebaliknya. Gadis ini tak cuma jago menjaga gawang di lapangan futsal, tapi juga meraih nilai akademik yang nyaris sempurna. Prestasi ganda itu ia raih di tengah kesibukannya berlaga di Campus League.
Fashya, kiper tim putri Universitas Perguruan Indonesia (UPI), punya IPK yang mencengangkan: 3,97. Di sisi lain, di lapangan, ia juga sukses membawa timnya melaju ke babak semifinal. Mereka berhasil keluar sebagai juara grup dalam matchday terakhir fase grup di GOR UNJ, Jakarta Timur, baru-baru ini.
Bagi banyak orang, mengatur waktu antara kuliah dan latihan adalah tantangan besar. Namun begitu, Fashya punya pandangan lain. Menurutnya, menjadi student-athlete tak sesulit yang dibayangkan. Kuncinya ada pada manajemen waktu yang cerdik.
"Rasanya bersyukur pastinya," ujar Fashya, menanggapi gelarnya sebagai atlet kampus dengan IPK tertinggi. "Ini berkat usaha saya yang membagi waktu antara kuliah dan latihan tanpa harus mengorbankan diantara salah satunya."
Lalu, bagaimana caranya? Fashya membagikan tips sederhana. Ia memanfaatkan setiap jeda dengan maksimal.
"Cara bagi waktunya itu saya sendiri, misalnya abis latihan futsal kan ada istirahatnya. Jadi, pas istirahat, saya suka mencicil tugas kayak gitu dan juga sambil sekalian belajar. Jadi, tugasnya gak numpuk, pas ada tugas ya langsung saja kerjain abis latihan,"
Strateginya sederhana: jangan menunda. Dengan disiplin memanfaatkan celah-celah waktu, beban tugas tak pernah menumpuk. Hasilnya, ia bisa fokus total baik saat di kelas maupun saat di lapangan hijau.
Kisah Fashya ini menunjukkan bahwa dedikasi di bidang olahraga dan akademik bisa berjalan beriringan. Tak perlu mengorbankan satu untuk yang lain. Yang dibutuhkan cuma komitmen dan sedikit trik mengatur ritme hari-hari yang padat.
Artikel Terkait
Timnas Voli Putri Indonesia Kalahkan Australia 3-0, Amankan Posisi Kelima AVC Women’s Nations Cup 2026
Paulo Ricardo Sepakat Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta untuk Satu Musim
Alwi Farhan Kunci Tiket Final Australian Open 2026 Usai Kalahkan Jason Gunawan
Brasil dan Maroko Bermain Imbang 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026