Dalam adegan pertarungan sengit, Budiman berhasil mengalahkan Ucok, tetapi tidak tanpa membayar harga yang mahal.
Meskipun Budiman menang, ia terluka parah, sementara Ucok yang sudah kalah berhasil melarikan diri.
Tragisnya, Budiman yang terluka parah tidak dapat tertolong nyawanya.
Baca Juga: Ramalan Shio Monyet untuk Rabu, 10 Januari 2024: Hari yang Menyenangkan dan Penuh Keberuntungan
Ia meninggal dunia sebagai seorang pahlawan yang berjuang untuk keadilan.
Konflik utama dalam Menentang Maut tergambar dengan jelas melalui pertarungan antara keadilan yang diwakili oleh Budiman dan kejahatan yang diwakili oleh Ucok.
Adegan-adegan ini tidak hanya menyajikan aksi luar biasa, tetapi juga menggambarkan betapa sulitnya melawan kejahatan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: blora.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Marcell Siahaan Rilis Menuju Cahaya, Single Religi dengan Sentuhan Istri dan Nuansa Elektronik
Selebritas Berparas Bule di Indonesia Kerap Disangka Mualaf, Padahal Muslim Sejak Lahir
Ammar Zoni Kecewa Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Narkoba
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS