Program makan bergizi gratis untuk siswa SD di Tulungagung tiba-tiba jadi sorotan. Pasalnya, telur yang dibagikan dalam program MBG itu masih ditempeli kotoran ayam. Kejadian ini langsung memicu keluhan dari warga.
Herlambang, salah seorang warga, mengungkapkan kekesalannya. Keponakannya mendapat paket berisi telur, roti, susu, dan salad buah. Tapi perhatiannya langsung tertuju pada kondisi telurnya.
"Tapi telur yang diberikan masih ada kotoran ayamnya. Bagaimana ini, masak telur seperti ini diberikan kepada anak-anak, apa tidak cuci," ujar Herlambang.
Kekhawatirannya jelas. Telur dalam keadaan kotor dan retak itu berisiko membahayakan kesehatan anak jika tetap dikonsumsi. Menurutnya, ini soal tanggung jawab.
"Tolong pihak penyelenggara lebih memperhatikan lagi terhadap menu yang disajikan. Kalau hal seperti ini dibiarkan maka program pemerintah pusat terkesan gagal. Di atas tujuannya baik, namun pelaksanaannya seperti ini," tambahnya.
Menanggapi keluhan ini, Ketua Satgas MBG setempat, Bagus Kuncoro, langsung mengambil langkah. Pihaknya akan melaporkan masalah tersebut ke Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Tulungagung.
"Kita laporkan ke korwil BGN Tulungagung," kata Bagus, Kamis lalu.
Insiden ini tentu mengusik. Program yang seharusnya mendukung gizi anak justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Harapannya, investigasi cepat dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.