Nah, upaya untuk menjaga kesehatan warga ini juga datang dari berbagai pihak. Ada dapur umum yang disediakan, juga pembagian makanan berbuka bagi mereka yang paling terdampak.
Andy Mitra Gunadi, General Manager Consumer Health Dexa PT Dexa Medica, melihat Ramadhan sebagai momen tepat untuk berbagi.
“Ramadhan menjadi momentum untuk saling membantu, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan setelah bencana. Dukungan pangan dan kesehatan diharapkan dapat membantu mereka menjalani ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang tetap terjaga,” kata Andy.
Selain bantuan sembako, ada juga dukungan produk kesehatan herbal seperti Stimuno untuk membantu menjaga imunitas di tengah rutinitas pemulihan yang melelahkan.
Menurut dr. Mustakim, kolaborasi semacam inilah yang membuat beban terasa lebih ringan.
"Momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Dukungan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar sangat membantu masyarakat agar tetap kuat menjalani aktivitas sekaligus menjaga kesehatan," pungkasnya.
Intinya, di tengah kesulitan pascabencana, menjaga kesehatan tubuh adalah sebuah keharusan. Dengan dukungan dari berbagai sisi, diharapkan warga bisa menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan tetap prima.
Artikel Terkait
Ahli Sarankan Endoskopi untuk Diagnosis GERD yang Tak Kunjung Reda
Epidemiolog Ingatkan Risiko Ciuman Bayi Saat Lebaran
Kemenkes Genjot Perang Melawan Kusta dengan Fokus Deteksi Dini dan Hapus Stigma
Autumn Durald Arkapaw Jadi Perempuan Pertama Peraih Oscar Sinematografi Terbaik