Doa Mustajab di Hari ke-19 Ramadhan, Ini Bacaan dan Anjuran Berdoa

- Senin, 09 Maret 2026 | 04:40 WIB
Doa Mustajab di Hari ke-19 Ramadhan, Ini Bacaan dan Anjuran Berdoa

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîn.

Artinya: “Ya Allah, limpahkan untukku bagian dari berkah Ramadhan ini. Mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Engkau halangi aku dari menerima kebaikan-kebaikannya. Wahai Dzat yang memberi petunjuk pada kebenaran yang nyata.”

Doa ini sederhana, tapi maknanya dalam banget. Kita meminta bagian berkah, kemudahan, dan yang paling penting, agar diterima semua amal baik kita. Inti dari segala ibadah, kan?

Memang, Ramadhan sering disebut sebagai bulan doa. Momentumnya sangat pas. Udara spiritualnya beda. Menurut sebuah hadits, ada tiga golongan yang doanya nggak bakal ditolak.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Pertama, pemimpin yang adil. Kedua, orang yang berpuasa sampai dia berbuka. Ketiga, doa orang yang dizalimi. Doa mereka diangkat ke langit, pintu-pintu langit dibuka lebar, dan Allah berjanji akan menolongnya.

Nah, kita yang sedang puasa termasuk di dalam golongan kedua. Luar biasa, bukan?

Jadi, di sisa Ramadhan ini, mari kita perbanyak doa. Panjatkan dengan rendah hati dan penuh harap. Semoga setiap kalimat yang kita ucapkan sampai ke hadirat-Nya, dan kita semua bisa meraih keberkahan hingga hari kemenangan nanti.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar