Studi 43 Tahun: Minum Kopi 2-3 Cangkir Sehari Turunkan Risiko Demensia hingga 18%

- Senin, 02 Maret 2026 | 06:00 WIB
Studi 43 Tahun: Minum Kopi 2-3 Cangkir Sehari Turunkan Risiko Demensia hingga 18%

Kopi Pagi Bisa Jadi Tameng dari Pikun, Benarkah?

Isu demensia atau yang biasa disebut pikun kerap bikin was-was. Banyak orang, bahkan yang masih muda, mulai khawatir soal penurunan daya ingat di masa tua. Tapi jangan salah, anggapan bahwa kepikunan itu pasti dan tak terhindarkan ternyata keliru. Ada cara-cara sederhana untuk mengurang risikonya.

Nah, menariknya, salah satu kebiasaan yang mungkin sudah Anda lakukan setiap pagi disebut-sebut punya manfaat itu. Ya, secangkir kopi. Informasi ini dibagikan oleh dr. Farhan Zubedi, seorang dokter yang juga aktif sebagai konten kreator kesehatan.

Lewat unggahan di Instagramnya, Farhan membeberkan temuan menarik. Ritual minum kopi harian, katanya, bisa membantu menekan kemungkinan kita mengalami demensia.

Pernyataannya ini bukan tanpa dasar. Dia merujuk pada sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan di Journal of the American Medical Association. Judulnya “Coffee and Tea Intake Dementia Risk and Cognitive Function”. Inti dari penelitian itu menunjukkan korelasi antara kebiasaan ngopi dan penurunan risiko kepikunan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar