Dengan minimnya efek diuretik, teh herbal membantu tubuh menyerap dan menahan cairan dengan lebih baik. Aromanya yang khas juga turut membantu merilekskan pikiran.
4. Susu, Sering Terlupakan Padahal Efektif
Mungkin tidak banyak yang mempertimbangkan susu sebagai minuman berbuka. Padahal, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu, baik skim maupun full cream, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama dibandingkan air putih biasa.
Selain cairan, susu juga menyumbang protein dan kalsium yang penting untuk pemulihan energi dan kesehatan tulang. Konsumsilah dalam porsi wajar agar tidak menimbulkan rasa begah yang mengganggu.
5. Jus Buah atau Sayur Segar Tanpa Pemanis
Jus yang dibuat dari 100 persen buah atau sayuran asli adalah cara lezat untuk mendapatkan cairan sekaligus vitamin dan mineral. Gula alami dari buah memberikan suntikan energi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa.
Kunci dari manfaatnya terletak pada proses pembuatan. Hindari menambahkan gula pasir atau pemanis buatan. Jus murni tanpa tambahan apapun adalah pilihan terbaik untuk hidrasi yang sehat.
Minuman yang Perlu Dibatasi
Di sisi lain, ada beberapa jenis minuman yang justru sebaiknya dihindari atau dibatasi saat berbuka. Minuman dengan kadar gula tinggi, seperti sirup atau soda manis, dapat memicu lonjakan gula darah dan tidak optimal untuk rehidrasi. Begitu pula dengan minuman berkafein tinggi seperti kopi atau teh hitam pekat, karena sifat diuretiknya dapat mempercepat pengeluaran cairan dari tubuh.
Dengan memilih minuman yang tepat, kita tidak hanya memulihkan cairan tubuh, tetapi juga mendukung kelancaran ibadah dan aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadan. Perhatikan asupan cairan Anda, baik saat berbuka maupun sahur, agar tubuh tetap prima sepanjang hari.
Artikel Terkait
Lindi Fitriyana Ungkap Surat Cinta untuk Calon Bayi di Media Sosial
Lindi Fitriyana Konfirmasi Kehamilan Lewat Unggahan Instagram
Anrez Adelio Bantah Tudingan Penelantaran Anak via Kuasa Hukum
Keluarga Vidi Aldiano Soroti Fenomena Pemanfaatan Duka untuk Cari Perhatian