5 Minuman Terbaik untuk Mengembalikan Cairan Tubuh Saat Berbuka Puasa

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:00 WIB
5 Minuman Terbaik untuk Mengembalikan Cairan Tubuh Saat Berbuka Puasa

MURIANETWORK.COM - Menjaga kecukupan cairan tubuh merupakan tantangan tersendiri selama menjalani ibadah puasa Ramadan. Untuk itu, pemilihan minuman saat berbuka dan sahur perlu diperhatikan agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik, menjaga energi, dan mencegah lemas. Artikel ini mengulas lima pilihan minuman yang efektif membantu mengembalikan keseimbangan cairan setelah seharian berpuasa, berdasarkan kandungan alami dan manfaatnya bagi tubuh.

Pentingnya Hidrasi Optimal Selama Berpuasa

Selama lebih dari 12 jam tubuh tidak mendapat asupan cairan, fungsi-fungsi vital seperti pengaturan suhu dan sirkulasi darah bisa terdampak. Hidrasi yang baik saat berbuka bukan sekadar penghilang dahaga, tetapi fondasi untuk pemulihan kondisi tubuh secara keseluruhan. Memilih minuman yang tepat dapat mempercepat proses rehidrasi ini, sekaligus menyiapkan cadangan cairan untuk puasa di hari berikutnya.

1. Air Kelapa, Sumber Elektrolit Alami

Setelah seharian berpuasa, tubuh tidak hanya kehilangan air, tetapi juga elektrolit seperti kalium. Di sinilah air kelapa berperan. Minuman alami ini dikenal kaya akan mineral dan elektrolit yang membantu menyeimbangkan kembali cairan tubuh dengan cepat.

Rasa segarnya yang alami juga sangat cocok untuk membatalkan puasa. Hanya saja, pastikan memilih air kelapa murni tanpa tambahan gula atau pemanis agar manfaat hidrasinya tetap optimal dan tidak membebani tubuh dengan kalori berlebih.

2. Air Berkarbonasi Tanpa Gula, Alternatif yang Menyegarkan

Bagi yang menginginkan variasi dari air putih biasa, air berkarbonasi tanpa gula bisa menjadi pilihan. Meski memiliki gelembung, cairan ini tetap efektif dalam menggantikan cairan yang hilang, asalkan tidak mengandung pemanis tambahan.

Sensasi segar dan sedikit kesat di lidah yang ditimbulkannya seringkali membantu meredakan rasa haus dengan cepat. Ini menjadikannya opsi yang menarik untuk dinikmati saat waktu berbuka tiba.

3. Teh Herbal, Menenangkan dan Menghidrasi

Teh herbal, seperti chamomile atau peppermint, menawarkan manfaat ganda. Selain menghidrasi, minuman hangat ini memberikan efek menenangkan setelah hari yang panjang. Keunggulan utamanya adalah kandungan kafein yang sangat rendah atau bahkan nol.

Dengan minimnya efek diuretik, teh herbal membantu tubuh menyerap dan menahan cairan dengan lebih baik. Aromanya yang khas juga turut membantu merilekskan pikiran.

4. Susu, Sering Terlupakan Padahal Efektif

Mungkin tidak banyak yang mempertimbangkan susu sebagai minuman berbuka. Padahal, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu, baik skim maupun full cream, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama dibandingkan air putih biasa.

Selain cairan, susu juga menyumbang protein dan kalsium yang penting untuk pemulihan energi dan kesehatan tulang. Konsumsilah dalam porsi wajar agar tidak menimbulkan rasa begah yang mengganggu.

5. Jus Buah atau Sayur Segar Tanpa Pemanis

Jus yang dibuat dari 100 persen buah atau sayuran asli adalah cara lezat untuk mendapatkan cairan sekaligus vitamin dan mineral. Gula alami dari buah memberikan suntikan energi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa.

Kunci dari manfaatnya terletak pada proses pembuatan. Hindari menambahkan gula pasir atau pemanis buatan. Jus murni tanpa tambahan apapun adalah pilihan terbaik untuk hidrasi yang sehat.

Minuman yang Perlu Dibatasi

Di sisi lain, ada beberapa jenis minuman yang justru sebaiknya dihindari atau dibatasi saat berbuka. Minuman dengan kadar gula tinggi, seperti sirup atau soda manis, dapat memicu lonjakan gula darah dan tidak optimal untuk rehidrasi. Begitu pula dengan minuman berkafein tinggi seperti kopi atau teh hitam pekat, karena sifat diuretiknya dapat mempercepat pengeluaran cairan dari tubuh.

Dengan memilih minuman yang tepat, kita tidak hanya memulihkan cairan tubuh, tetapi juga mendukung kelancaran ibadah dan aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadan. Perhatikan asupan cairan Anda, baik saat berbuka maupun sahur, agar tubuh tetap prima sepanjang hari.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar