Dompet Dhuafa Luncurkan Kampanye Berzakat Itu Kalcer Sambut Ramadan 1447 H

- Kamis, 12 Februari 2026 | 20:40 WIB
Dompet Dhuafa Luncurkan Kampanye Berzakat Itu Kalcer Sambut Ramadan 1447 H

MURIANETWORK.COM - Dompet Dhuafa meluncurkan kampanye "Berzakat Itu Kalcer" untuk menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kampanye ini diluncurkan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta Selatan pada Rabu (11 Februari 2026), dengan tujuan mengubah kebiasaan berbagi dari sekadar tren musiman menjadi budaya yang lebih mengakar dalam masyarakat. Langkah ini diambil di tengah optimisme terhadap pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf), meski tantangan ekonomi global masih membayangi.

Program Unggulan untuk Ramadan Penuh Makna

Dalam gelaran konferensi pers tersebut, Dompet Dhuafa memaparkan serangkaian program unggulan yang siap digulirkan. Menurut Ketua Ramadan 1447H Dompet Dhuafa, Sulistiqamah, fokus program kali ini tidak hanya pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada pemberdayaan berkelanjutan. Beberapa program andalan yang disebutkan antara lain Tebar Zakat Fitrah, Yatim Remember (Ramadan Meriah Penuh Berkah), hingga inisiatif spesifik seperti Ber-ojol (Bantu Rawat Kendaraan Ojek Online) dan Borong Dagangan Saudaramu.

Program reguler berbasis Ziswaf juga akan terus berjalan. Yang patut dicatat, komitmen kemanusiaan mereka meluas hingga ke ranah internasional.

"Termasuk bantuan-bantuan yang bergulir untuk menguatkan Ramadan saudara kita di Palestina," jelas Sulistiqamah.

Kepercayaan Masyarakat yang Terus Tumbuh

Keberhasilan pelaksanaan program-program sebelumnya menjadi fondasi penting untuk kampanye tahun ini. Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, mengungkapkan data yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam jangkauan lembaganya. Pada 2025, Dompet Dhuafa tercatat telah menjangkau lebih dari 3,6 juta jiwa penerima manfaat.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar