"Pertumbuhan penerima manfaat sejak 2024 hingga 2025 meningkat sebesar 363.157 jiwa atau lebih dari 11,11 persen. Dengan program yang tepat sasaran, kami yakin kepercayaan masyarakat akan terus meningkat di Ramadan 1447 H ini," tutur Ahmad Juwaini.
Peningkatan angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari akuntabilitas dan dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Hal ini menjadi modal kepercayaan yang sangat krusial di tengah maraknya pilihan filantropi.
Inovasi dan Kolaborasi Strategis
Untuk mempermudah masyarakat dalam berbagi, Dompet Dhuafa terus berinovasi. Salah satu terobosan tahun ini adalah kolaborasi perdana dengan Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui integrasi teknologi, nasabah bank kini dapat mengatur sedekah rutin secara otomatis langsung melalui aplikasi Dompet Dhuafa, sebuah upaya memadukan kemudahan digital dengan semangat berbagi.
Kolaborasi semacam ini mendapat apresiasi dari otoritas terkait. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Prof Waryono Abdul Ghofur, menegaskan bahwa potensi dana Ziswaf nasional sangat besar dan perlu dikelola secara strategis.
“Ramadan 1447 H pun diharapkan bukan sekadar momentum spiritual, tetapi juga momentum penguatan ekosistem kebaikan nasional,” pungkasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa upaya Dompet Dhuafa tidak berjalan sendiri, tetapi merupakan bagian dari ekosistem yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan sosial dan pengentasan kemiskinan di tanah air.
Artikel Terkait
Syifa Hadju Pakai Perhiasan Rp441 Juta untuk Pre-Wedding, Sepatunya Cuma Rp539 Ribu
Waspadai Tanda Samar Kolesterol Tinggi Usai Lebaran
Waspadai Lonjakan Kolesterol hingga Asam Urat Usai Menyantap Hidangan Lebaran
Tips Atasi Post-Holiday Blues Usai Libur Lebaran