Syaban Tiba, Saatnya Menggenjarkan Sholawat untuk Raih Syafaat

- Jumat, 30 Januari 2026 | 05:50 WIB
Syaban Tiba, Saatnya Menggenjarkan Sholawat untuk Raih Syafaat

JAKARTA – Bulan Syaban punya keistimewaan tersendiri. Bagi umat Islam, ini adalah momen yang tepat untuk memperbanyak sholawat. Kenapa? Karena dengan bersholawat, kita berharap mendapat rahmat Allah dan syafaat dari Rasulullah SAW kelak.

Secara sederhana, sholawat itu bentuk doa dan pujian kita untuk Nabi Muhammad SAW. Ibadah ini sekaligus wujud kecintaan kita kepadanya. Kalau dipikir-pikir, menarik juga. Sholawat dari Allah berarti rahmat dan keridhaan-Nya. Dari malaikat, bentuknya doa dan permohonan ampunan. Sementara dari kita, umatnya, ia adalah doa sekaligus pengagungan.

Keutamaannya luar biasa. Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda:

“Orang yang paling berhak mendapat syafaatku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca salawat untukku.”

Nah, kenapa justru di Bulan Syaban ini kita dianjurkan menggenjarnya? Ternyata, menurut sejumlah ulama, ayat perintah bersholawat turun di bulan ini. Kita semua tahu ayatnya, Surat Al-Ahzab ayat 56, yang artinya: “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Imam Abu Daif al-Yamani dan Imam Syihabuddin Al-Qasthalani punya pendapat yang jelas. Mereka menyebut Syaban sebagai ‘bulannya sholawat’ persis karena ayat tadi turun di dalamnya.

Bahkan, ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah radiyallahu ‘anha yang menyebutkan: “Sya’ban adalah bulan (milik-ku), dan Ramadhan bulan (milik-Nya) Allah. Bulan Sya’ban menyucikan dan Ramadhan menghapuskan dosa.”

Jadi, rasanya punya dasar yang kuat. Sholawat sendiri ada banyak jenisnya. Ada yang disebut ma'tsurah, yaitu yang langsung diajarkan Nabi kepada sahabat. Ada juga ghairu ma'tsurah, yang redaksinya disusun oleh para sahabat, tabiin, atau orang-orang saleh setelahnya.

Nah, berikut ini beberapa bacaan sholawat yang bisa kita amalkan di Bulan Syaban. Pilih saja yang dirasa cocok, yang penting istiqomah.

1. Sholawat Jibril
Allahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammadin wa 'Alaa aali sayyidinaa Muhammad.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Kita Muhammad SAW dan keluarganya.

2. Sholawat Ummi
Biasanya diamalkan setelah Ashar di hari Jumat.
Allahumma Sholli 'Alaa Muhammadin 'Abdika wa Rosulika An-Nabiyyil Ummi.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat-Mu kepada Muhammad, hamba, Nabi dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi.


Halaman:

Komentar