JAKARTA – Kalau bicara soal ancaman kesehatan, ada satu nama yang bikin para ahli waspada: Virus Nipah. Penyakit zoonotik ini bisa berakibat serius, bahkan mematikan, dengan gejala yang awalnya terlihat biasa saja seperti demam tinggi, tapi bisa berujung pada peradangan otak yang ganas.
Asal-usulnya dari hewan, tepatnya kelelawar buah yang jadi inang alaminya. Penularan ke manusia bisa terjadi, meski kasusnya terhitung jarang. Tapi jangan salah, tingkat fatalitasnya cukup tinggi. Makanya, deteksi sejak dini itu krusial banget.
Gejala awalnya? Seringnya mirip-mirip flu atau infeksi biasa. Si penderita bakal merasakan demam yang tiba-tiba tinggi, kepala pening, pegal-pegal di sekujur tubuh, dan kelelahan yang luar biasa. Karena mirip penyakit umum, inilah yang sering bikin diagnosis awal jadi sulit.
Namun begitu, kondisinya bisa memburuk dengan cepat. Tidak cuma gejala tadi, infeksi Virus Nipah bisa berkembang jadi gangguan pernapasan akut, disertai mual dan muntah-muntah. Yang paling mengkhawatirkan, virus ini bisa menyerang sistem saraf pusat.
Artikel Terkait
Vokalis Element, Lucky Widja, Tutup Usia Setelah 4 Tahun Lawan TB Ginjal Langka
Facial Terlalu Sering? Ahli Ingatkan Risiko Rusaknya Skin Barrier
Hujan Imlek: Mitos Keberuntungan atau Kebetulan Alam Semata?
Lula Lahfah, Selebgram dan Kekasih Reza Arap, Tutup Usia di Usia 26 Tahun