JAKARTA – Kalau bicara soal ancaman kesehatan, ada satu nama yang bikin para ahli waspada: Virus Nipah. Penyakit zoonotik ini bisa berakibat serius, bahkan mematikan, dengan gejala yang awalnya terlihat biasa saja seperti demam tinggi, tapi bisa berujung pada peradangan otak yang ganas.
Asal-usulnya dari hewan, tepatnya kelelawar buah yang jadi inang alaminya. Penularan ke manusia bisa terjadi, meski kasusnya terhitung jarang. Tapi jangan salah, tingkat fatalitasnya cukup tinggi. Makanya, deteksi sejak dini itu krusial banget.
Gejala awalnya? Seringnya mirip-mirip flu atau infeksi biasa. Si penderita bakal merasakan demam yang tiba-tiba tinggi, kepala pening, pegal-pegal di sekujur tubuh, dan kelelahan yang luar biasa. Karena mirip penyakit umum, inilah yang sering bikin diagnosis awal jadi sulit.
Namun begitu, kondisinya bisa memburuk dengan cepat. Tidak cuma gejala tadi, infeksi Virus Nipah bisa berkembang jadi gangguan pernapasan akut, disertai mual dan muntah-muntah. Yang paling mengkhawatirkan, virus ini bisa menyerang sistem saraf pusat.
Artikel Terkait
Mister Aladin Tawarkan Paket Tur 4 Hari Bangkok-Pattaya Mulai Rp 6,6 Juta
TXT Dikritik karena Diduga Gunakan AI Murahan di Trailer Comeback
Jobstreet Luncurkan Fitur Pencarian Kandidat Gratis untuk Akses 50 Juta Profil
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty, Wafat Setelah Berjuang Melawan Kanker