Data Pasar Tenaga Kerja AS Memburuk
Kondisi pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan berdasarkan laporan Kamis lalu. Revelio Labs mencatat 9.100 pekerjaan hilang pada Oktober, sementara rencana PHK perusahaan AS melonjak menjadi lebih dari 153.000 menurut Challenger, Gray & Christmas.
Federal Reserve Chicago memperkirakan tingkat pengangguran AS pada Oktober mungkin mencapai level tertinggi dalam empat tahun. Data ini kontras dengan laporan ADP National Employment yang menunjukkan penambahan 42.000 lapangan kerja sektor swasta.
Peter Cardillo, Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities New York, memperingatkan, "Laporan PHK dari Challenger, ditambah tertundanya data ketenagakerjaan resmi pemerintah, menimbulkan tanda bahaya mengenai stabilitas pasar tenaga kerja."
Dampak Government shutdown pada Data Ekonomi
Government shutdown mengancam menunda rilis data ekonomi kunci pekan ini, termasuk laporan inflasi CPI dan PPI, serta data penjualan ritel. Investor terpaksa mengandalkan laporan sekunder seperti indeks optimisme usaha kecil dari NFIB yang akan dirilis Selasa untuk membaca kondisi ekonomi AS.
Ketidakpastian ini membuat pasar Wall Street berada dalam mode wait-and-see, dengan investor mencari kejelasan tentang arah kebijakan moneter Fed dan kekuatan fundamental ekonomi Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan