Infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih terdiri dari tujuh gerai wajib yang meliputi kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, cold storage (gudang penyimpanan dingin), dan sarana logistik termasuk gudang.
PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes Merah Putih. Termin pertama senilai hampir Rp 600 miliar telah dicairkan sebagai uang muka pembangunan.
Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan dengan target 40.000 bidang tanah terdata pada November, dan 20.000 titik mulai dibangun. Pada Desember, ditargetkan 40.000-50.000 titik pembangunan baru dengan total tanah terdata mencapai 80.000 bidang. Seluruh pembangunan fisik Kopdes Merah Putih ditargetkan selesai pada Maret 2026.
Artikel Terkait
Ketegangan Hormuz dan Ancaman Perang Dorong Harga Minyak Mendekati USD100
Harga Emas Melonjak 2,67% ke Level USD 4.495, Sentimen Analis Berbalik Bullish
Pasar Modal Pekan Pendek, Data AS dan China Jadi Sorotan Utama
Pemerintah Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Produk China di E-commerce Lindungi UMKM