Beberapa saham mencatatkan kinerja menonjol, termasuk:
- McDonald's (MCD.N) naik 2,2% berkat penjualan yang melampaui estimasi
- Amgen (AMGN.O) melonjak 7,8% setelah laba kuartal mengalahkan proyeksi
- Johnson Controls (JCI.N) meroket 8,8% menjadi salah satu penguat terbesar S&P 500
- Match Group (MTCH.O) naik 5,2% meski proyeksi pendapatan kuartal kurang optimal
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan, termasuk Bank of America (BAC.N) yang turun 2,0% dan Super Micro Computer (SMCI.O) yang anjlok 11,3% akibat hasil kuartal yang mengecewakan.
Kondisi Pasar dan Data Ekonomi
Sentimen pasar didukung data ekonomi yang relatif positif. Laporan ADP menunjukkan pemulihan penggajian sektor swasta pada Oktober dengan penambahan 42.000 pekerjaan. Sektor jasa AS juga terus berekspansi meski menghadapi tekanan biaya input tertinggi dalam hampir tiga tahun.
Di pasar saham, jumlah saham yang menguat lebih banyak daripada yang melemah dengan rasio 2,09 banding 1 di NYSE dan 1,84 banding 1 di Nasdaq. Volume perdagangan tercatat 19,17 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20 hari sebesar 20,96 miliar saham.
Artikel Terkait
Wall Street Anjlok, Ketegangan Timur Tengah dan Sinyal Trump Tekan Pasar
MORA Siapkan Buyback Rp1,02 Triliun Jelang Merger dengan EMR
Obligasi dan Sukuk RATU Tembus Oversubscription 6,8 Kali Lipat
ENVY Rencanakan Akuisisi 99% Saham Delapan Media Komunikasi