OpenAI IPO 2027: Valuasi USD 1 Triliun, Rencana IPO Terbesar Sepanjang Sejarah?

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 08:42 WIB
OpenAI IPO 2027: Valuasi USD 1 Triliun, Rencana IPO Terbesar Sepanjang Sejarah?

OpenAI IPO: Rencana IPO Terbesar dengan Valuasi USD 1 Triliun?

OpenAI dikabarkan sedang mempersiapkan Penawaran Umum Perdana (IPO) yang berpotensi menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah. Menurut laporan, perusahaan kecerdasan buatan ini bisa mencapai valuasi hingga USD 1 triliun dalam IPO-nya.

Jadwal dan Target Pendanaan IPO OpenAI

Berdasarkan informasi, OpenAI diperkirakan akan mengajukan dokumen ke otoritas sekuritas pada paruh kedua tahun 2026. Perusahaan diproyeksikan akan mencari pendanaan minimal USD 60 miliar, meskipun angka dan waktu pastinya masih dapat berubah sesuai dengan pertumbuhan bisnis dan kondisi pasar.

Direktur Keuangan OpenAI, Sarah Friar, disebutkan menargetkan pencatatan saham pada tahun 2027. Namun, beberapa penasihat memperkirakan proses ini bisa dipercepat dan terjadi lebih cepat, bahkan pada akhir 2026.

Pernyataan Resmi dan Fokus OpenAI

Meski demikian, juru bicara OpenAI menyatakan bahwa IPO bukanlah fokus utama perusahaan saat ini. Mereka menekankan komitmen untuk membangun bisnis yang tahan lama dan memajukan misinya agar semua orang dapat merasakan manfaat dari AGI (Artificial General Intelligence).

Latar Belakang dan Persiapan Menuju IPO

Persiapan IPO ini menandai babak baru bagi OpenAI setelah perusahaan menyelesaikan restrukturisasi besar-besaran yang mengurangi ketergantungannya pada Microsoft. Dengan valuasi saat ini yang diperkirakan sekitar USD 500 miliar, OpenAI menghadapi tekanan untuk memperkuat pendanaannya.

Tekanan ini sejalan dengan rencana ambisius CEO Sam Altman untuk membangun infrastruktur AI senilai triliunan dolar. Altman sendiri mengakui bahwa IPO adalah opsi paling realistis untuk memenuhi kebutuhan modal besar perusahaan di masa depan.

Kinerja Keuangan dan Struktur Perusahaan

OpenAI diperkirakan akan mencapai pendapatan tahunan sebesar USD 20 miliar pada akhir tahun ini. Namun, perusahaan juga mengalami peningkatan kerugian seiring dengan ekspansi agresifnya di sektor AI.

Struktur kepemilikan OpenAI telah mengalami evolusi sejak didirikan sebagai organisasi nirlaba pada 2015. Saat ini, perusahaan dikendalikan oleh OpenAI Foundation, yang memegang 26% saham di OpenAI Group. Microsoft tetap menjadi investor utama dengan kepemilikan sekitar 27%, disusul oleh investor lain seperti SoftBank, Thrive Capital, dan MGX dari Abu Dhabi.

Euforia AI di Pasar Global

Rencana IPO OpenAI muncul di tengah euforia saham berbasis AI di pasar global. Perusahaan seperti CoreWeave dan Nvidia telah menunjukkan kinerja luar biasa, dengan Nvidia bahkan menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar USD 5 triliun.

Rekor IPO Terbesar dalam Sejarah

IPO terbesar sepanjang sejarah hingga saat ini dipegang oleh Saudi Aramco, yang berhasil mengumpulkan dana USD 29,4 miliar pada tahun 2019. Pencapaian ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Alibaba pada tahun 2014.

Jika rencana IPO OpenAI terealisasi dengan valuasi USD 1 triliun, maka perusahaan ini tidak hanya akan mencetak rekor baru tetapi juga menjadi tonggak sejarah bagi industri teknologi dan kecerdasan buatan global.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar