Kepemilikan Saham DADA Anjlok Drastis! Masihkah PT KPII Berkuasa Penuh?

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Kepemilikan Saham DADA Anjlok Drastis! Masihkah PT KPII Berkuasa Penuh?
Kontrol PT KPII atas Saham DADA: Analisis Kepemilikan dan Strategi ke Depan

Kontrol PT KPII atas Saham DADA: Analisis Kepemilikan dan Strategi ke Depan

PT Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII) menyatakan masih memegang kendali penuh atas PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), meski terjadi penurunan signifikan dalam kepemilikan saham. Hingga 26 Oktober 2025, kepemilikan KPII di DADA tercatat sebesar 21,86% atau setara dengan 1,62 miliar saham.

Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan masa Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2021, di mana KPII memegang 69,58% saham. Meski demikian, menurut Direktur DADA, Bayu Setiawan, penurunan ini tidak mempengaruhi kontrol efektif perusahaan.

Struktur Manajemen dan Arah Strategis Tetap Kokoh

Bayu Setiawan menegaskan bahwa penurunan kepemilikan saham KPII tidak mengubah struktur manajemen maupun arah kebijakan strategis perseroan. KPII tetap terlibat langsung dalam jajaran direksi dan komisaris, serta dalam pengambilan keputusan penting perusahaan.

DADA saat ini tetap fokus pada pengembangan proyek-proyek rumah tapak, peningkatan nilai aset, dan ekspansi bisnis melalui akuisisi atau Kerja Sama Operasi (KSO) dengan mitra strategis.

Tidak Ada Pihak Baru dengan Kepemilikan Signifikan

Di tengah penurunan porsi saham KPII, belum muncul pihak lain yang memiliki kepemilikan saham di atas 5% yang berpotensi menjadi pengendali baru. Perusahaan terus memantau posisi kepemilikan saham DADA melalui data dari KSEI.

Ekspansi dan Keterbukaan Informasi ke Depan

Dalam upaya memperkuat struktur modal dan pengembangan proyek, DADA sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa calon investor, baik lokal maupun asing. Namun, proses ini masih dalam tahap awal dan belum ada kesepakatan yang mengikat.

Bayu menambahkan, jika di kemudian hari terdapat perkembangan material, perusahaan akan segera menyampaikan informasi terbuka sesuai peraturan Bursa Efek Indonesia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar