Satu tiket terakhir menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan menjadi taruhan utama saat Persipura Jayapura menjamu Adhyaksa FC Banten dalam laga play-off promosi Super League 2026-2027. Pertandingan hidup mati ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Papua, pada Jumat (8/5), dengan atmosfer panas yang dipastikan menyelimuti arena.
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri menjadi keuntungan besar bagi Mutiara Hitam. Stadion Lukas Enembe diprediksi akan penuh sesak setelah sebanyak 32 ribu tiket pertandingan dilaporkan telah ludes terjual, sebagaimana diumumkan melalui akun Instagram resmi klub. Dukungan penuh publik Papua ini diyakini menjadi suntikan motivasi tambahan bagi skuad asuhan Rahmad Darmawan.
Laga ini merupakan kesempatan terakhir bagi Persipura untuk kembali ke kompetisi elite setelah gagal mengamankan tiket promosi otomatis di fase reguler Pegadaian Championship 2025/2026. Sepanjang musim, tim asal Papua itu sebenarnya tampil impresif dengan mengoleksi 56 poin dan finis di posisi kedua Grup B atau wilayah Timur. Namun, jumlah poin tersebut belum cukup karena mereka kalah head-to-head dari PSS Sleman yang berhak menjadi juara grup. Situasi itu memaksa Persipura harus melewati jalur play-off demi menjaga asa promosi.
Di sisi lain, Adhyaksa FC datang dengan motivasi yang tak kalah tinggi. Tim asal Banten itu finis sebagai runner-up Grup A atau wilayah Barat dengan raihan 51 poin, hanya terpaut satu angka dari Garudayaksa FC yang lolos otomatis. Meskipun Persipura sedikit lebih diunggulkan berkat faktor kandang, Adhyaksa FC tetap menjadi ancaman serius, terutama melalui ketajaman striker andalan mereka.
Adilson Silva, penyerang asal Portugal, menjadi momok utama yang wajib diwaspadai lini belakang Persipura. Pemain berpostur 191 cm itu saat ini berstatus top skor Pegadaian Championship dengan torehan 25 gol sepanjang musim. Kekuatannya dalam duel udara dan bahayanya di kotak penalti menuntut disiplin tinggi dari barisan pertahanan Mutiara Hitam yang dipimpin Ruben Sanadi.
Menjelang laga krusial ini, Ruben Sanadi menegaskan bahwa seluruh pemain siap bertarung habis-habisan. Menurut bek senior tersebut, pertandingan melawan Adhyaksa FC bukan sekadar laga biasa, melainkan pertaruhan harga diri masyarakat Papua.
“Kami siap untuk pertandingan hidup dan mati besok. Kami akan berjuang untuk tanah Papua,” ujar Ruben Sanadi dalam sesi jumpa pers yang dikutip dari kanal Instagram Persipura, Kamis (7/5).
Pernyataan itu memperlihatkan besarnya tekad Persipura untuk mengakhiri perjuangan musim ini dengan tiket promosi ke Super League 2026. Pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal ini akan menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim. Duel akan dimulai pada pukul 15.00 WIB atau 17.00 WIT di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua.
Artikel Terkait
Valverde Cedera Otak Traumatis Akibat Insiden Latihan, Bantah Terlibat Perkelahian dengan Tchouameni
Veda Ega Pratama Bidik Hasil Kompetitif di Moto3 Prancis 2026
Bonek Peringatkan Persebaya Jangan Ada “Misi Penyelamatan” untuk Persis Solo demi Jaga Asa ke Asia
Tiga Klub Premier League Tembus Final Kompetisi Eropa, Arsenal, Aston Villa, dan Crystal Palace Ukir Sejarah