Valverde Cedera Otak Traumatis Akibat Insiden Latihan, Bantah Terlibat Perkelahian dengan Tchouameni

- Jumat, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB
Valverde Cedera Otak Traumatis Akibat Insiden Latihan, Bantah Terlibat Perkelahian dengan Tchouameni

Sebuah insiden di sesi latihan Real Madrid memicu pernyataan emosional dari gelandang Federico Valverde, yang mengaku mengalami cedera otak traumatis dan harus menjalani masa istirahat selama dua pekan. Peristiwa ini bermula dari laporan media Spanyol, Marca, yang menyebutkan adanya perkelahian antara Valverde dan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, di pusat latihan Valdebebas. Beberapa sumber menyebut insiden tersebut sebagai yang paling serius yang pernah terjadi di fasilitas tersebut.

Klub raksasa Spanyol itu kemudian mengonfirmasi kondisi Valverde melalui pernyataan resmi. “Setelah tes yang dilakukan hari ini pada pemain kami Fede Valverde oleh Layanan Medis Real Madrid, ia telah didiagnosis mengalami cedera otak traumatis,” demikian bunyi pernyataan klub. Real Madrid juga menambahkan bahwa Valverde berada di rumah dalam kondisi baik dan harus beristirahat selama 10 hingga 14 hari, sesuai dengan protokol medis untuk diagnosis tersebut.

Namun, Valverde segera membantah narasi perkelahian fisik dengan Tchouameni. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan kronologi kejadian dengan nada frustrasi dan penyesalan. “Kemarin saya mengalami insiden dengan rekan satu tim sebagai akibat dari permainan selama latihan, di mana kelelahan dari kompetisi dan frustrasi membuat semuanya menjadi lebih besar dari seharusnya,” tulis Valverde.

Ia menegaskan bahwa perselisihan di ruang ganti adalah hal yang lumrah dan seharusnya bisa diselesaikan secara internal tanpa menjadi konsumsi publik. “Jelas di sini ada seseorang di balik semua ini yang bergegas untuk menceritakan kisah tersebut, ditambah dengan musim tanpa gelar di mana Madrid selalu menjadi pusat perhatian dan semuanya menjadi lebih besar,” ujarnya.

Menurut pengakuan Valverde, cedera yang dialaminya bukan akibat pukulan dari rekan setim. “Hari ini kami memiliki perselisihan lain. Selama pertengkaran, saya secara tidak sengaja memukul meja, menyebabkan luka kecil di dahi saya yang membutuhkan kunjungan rutin ke rumah sakit,” jelasnya. Ia menekankan bahwa tidak ada momen di mana Tchouameni memukulnya, ataupun sebaliknya.

Gelandang asal Uruguay itu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi yang menimpanya. Ia merasa bahwa kemarahan dan frustrasi akibat akhir musim yang berat, termasuk tersingkir dari Liga Champions, telah memicu pertengkaran yang tidak berarti. “Saya merasa bahwa kemarahan saya tentang situasi ini, frustrasi saya karena melihat beberapa dari kami mencapai akhir musim dengan sisa energi terakhir, menghancurkan diri kami secara mental, telah membawa saya pada titik berdebat dengan rekan setim,” ungkapnya.

Valverde menyampaikan permintaan maaf yang mendalam atas insiden tersebut. Ia mengaku sangat sedih dan menderita karena situasi ini menghalanginya untuk bermain di pertandingan berikutnya. “Saya siap bekerja sama dengan klub dan rekan-rekan setim saya untuk setiap keputusan yang mereka anggap perlu,” pungkasnya seraya menyatakan tidak akan memberikan pernyataan lagi hingga akhir musim.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar