Penerapan model bisnis ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Perseroan melalui strategi diversifikasi dan penetrasi multi-brand. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.
Sinergi Grup dan Penguatan Pasar
Hari Liandu menegaskan bahwa pola bisnis baru ini memperkuat posisi SMBR bersama entitas anak SIG lainnya. Pendekatan micro market strategy, efisiensi distribusi, dan respons cepat terhadap dinamika pasar regional menjadi kunci utamanya.
Langkah ini dinilai sebagai momentum penting untuk memperluas potensi pasar dan memperkuat sinergi antar entitas di dalam Grup SIG. Dengan konsep Koordinator Area Penjualan, SMBR dapat menjangkau pasar lebih efektif, memperluas sebaran produk, dan menciptakan efisiensi distribusi.
Komitmen Transformasi Bisnis Jangka Panjang
Semen Baturaja berkomitmen untuk menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan dengan prinsip efisiensi, inovasi, dan kolaborasi. Pola bisnis yang fleksibel dan terintegrasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi bisnis jangka panjang Perseroan serta kontribusinya terhadap kinerja SIG.
Artikel Terkait
Program Mudik Gratis Pemerintah Berangkatkan 500 Pemudik dari Jakarta
BEI Tetapkan Libur Perdagangan 5 Hari Berturut-turut Maret 2026 untuk Nyepi dan Idulfitri
PGJO Lepas Anak Usaha Pariwisata, Fokus Beralih ke Logistik dan Tambang
Laba Bersih Dyandra Media International Anjlok 66,3% di Tengah Lesunya Industri MICE