Satu Awak Bus Positif Narkoba Usai Razia Tes Urine di Terminal Mandalika

- Selasa, 17 Maret 2026 | 21:45 WIB
Satu Awak Bus Positif Narkoba Usai Razia Tes Urine di Terminal Mandalika

Mataram – Arus mudik Lebaran selalu jadi momen yang padat. Ribuan orang bergantung pada moda transportasi darat, terutama bus, untuk pulang kampung. Nah, menyikapi hal itu, gabungan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram dan Satuan Reserse Narkoba Polresta setempat bergerak cepat. Mereka menggelar tes urine mendadak untuk para awak bus di Terminal Mandalika, Selasa (17/3/2026). Tujuannya jelas: mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.

Hasilnya? Dari 19 orang yang diperiksa, satu awak bus dinyatakan positif menggunakan metamfetamin. Satu orang mungkin terlihat sedikit, tapi bayangkan jika dia yang menyetir.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Mataram, Gusti Ngurah Bagus Suputra, pemeriksaan menyasar seluruh kru bus yang akan berangkat. Tujuannya, baik ke Sumbawa maupun daerah lain di NTB.

“Kami periksa satu per satu. Ini penting untuk memastikan mereka benar-benar bersih dari narkoba sebelum membawa penumpang,” jelas Gusti.

Saat dimintai keterangan, sang sopir yang ketahuan itu mengaku sudah pakai narkoba di Bima. Dia melakukannya bersama beberapa rekan sebelum berangkat tugas.

Memang, kegiatan seperti ini sudah jadi agenda rutin setiap musim mudik. Gusti menegaskan, langkah antisipasi ini bukan tanpa alasan. Mereka ingin meminimalisir risiko kecelakaan yang bisa dipicu oleh pengaruh obat-obatan terlarang saat berkendara jarak jauh.

“Pemeriksaan rutin kami lakukan setiap mudik. Ini bentuk kewaspadaan kami agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan di perjalanan,” tegasnya.

Ke depannya, operasi serupa akan terus digelar. Kolaborasi BNN dan Satnarkoba Polresta Mataram ini diharapkan bisa menjamin rasa aman bagi masyarakat yang memilih bus dari Terminal Mandalika untuk mudik. Keselamatan penumpang, tentu saja, jadi yang utama.

Penulis: Riadatussholihah
Editor: Redaktur

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler