Mataram – Arus mudik Lebaran selalu jadi momen yang padat. Ribuan orang bergantung pada moda transportasi darat, terutama bus, untuk pulang kampung. Nah, menyikapi hal itu, gabungan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram dan Satuan Reserse Narkoba Polresta setempat bergerak cepat. Mereka menggelar tes urine mendadak untuk para awak bus di Terminal Mandalika, Selasa (17/3/2026). Tujuannya jelas: mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.
Hasilnya? Dari 19 orang yang diperiksa, satu awak bus dinyatakan positif menggunakan metamfetamin. Satu orang mungkin terlihat sedikit, tapi bayangkan jika dia yang menyetir.
Menurut Kasat Narkoba Polresta Mataram, Gusti Ngurah Bagus Suputra, pemeriksaan menyasar seluruh kru bus yang akan berangkat. Tujuannya, baik ke Sumbawa maupun daerah lain di NTB.
“Kami periksa satu per satu. Ini penting untuk memastikan mereka benar-benar bersih dari narkoba sebelum membawa penumpang,” jelas Gusti.
Saat dimintai keterangan, sang sopir yang ketahuan itu mengaku sudah pakai narkoba di Bima. Dia melakukannya bersama beberapa rekan sebelum berangkat tugas.
Artikel Terkait
Kapolri Kukuhkan Ojol Riau Sebagai Mitra Kamtibmas dan Satgas PHK
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik
Wali Kota Jakarta Barat Imbau Warga Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri