Atlet SEA Games 2025 Disambut Bonus Miliaran di Istana Negara

- Kamis, 08 Januari 2026 | 15:12 WIB
Atlet SEA Games 2025 Disambut Bonus Miliaran di Istana Negara

Jakarta terik, Kamis siang itu. Tapi suasana di depan Istana Negara justru ramai dan penuh warna. Para atlet Indonesia, baru saja pulang dari SEA Games 2025, berdatangan memenuhi halaman. Mereka datang bukan untuk biasa-biasa saja, melainkan untuk sebuah penghargaan langsung dari istana.

Sejak pukul dua lebih, antrean sudah terlihat. Mereka sabar menunggu giliran masuk, masih dengan jaket hijau kebanggaan bertuliskan 'Indonesia' dan logo Garuda yang menempel di dada. Beberapa di antaranya bahkan masih membawa medali mereka kuning, putih, perak yang berkilau tertimpa sinar matahari. Sebuah pemandangan yang membanggakan.

Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan memberikan bonus kepada para juara. Kabar ini yang membuat suasana makin hangat, meski detail pastinya masih simpang siur.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, juga terlihat muncul di lokasi. Tapi ketika ditanya soal besaran atau mekanisme pemberian bonus, dia cuma singkat.

"Nanti, nanti,"

ujarnya sambil berlalu.

Prestasi tim merah putih di ajang regional itu memang patut diacungi jempol. Indonesia berhasil menduduki posisi runner up dengan torehan gemilang: 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Beberapa cabang olahraga bahkan mendominasi total, seperti bulu tangkis, panahan, pencak silat, dan wushu.

Yang lebih spesial, ada sejarah baru yang tercipta. Untuk pertama kalinya, cabang seperti futsal putra, equestrian, dan hoki es putra berhasil membawa pulang medali emas. Sebuah pencapaian yang tak ternilai.

Lalu, berapa sih nilai bonusnya? Soal ini, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, memberikan penjelasan lebih gamblang dalam sebuah kesempatan di Wisma Kemenpora, Senin pekan lalu.

"Iya sesuai arahan Bapak Presiden kemarin, Pak Menpora [Erick Thohir] akan melaporkan ke Pak Presiden, dan nanti segera akan kami infokan," kata Surono.

Dia kemudian mengungkap angka yang sudah disiapkan. "Emas Rp 1 miliar, tentu ada perbedaan. Karena emas ini sangat menentukan peringkat, tentu emas ini sangat dihargai, tapi bukan berarti perak atau perunggu tidak. Tapi memang ada perbedaan yang lumayan antara emas dan perak atau perunggu,"

tambahnya menerangkan.

Jadi, selain ucapan selamat dan sorak-sorai, ada juga apresiasi yang lebih konkret menanti para pahlawan olahraga itu. Sebuah bentuk penghargaan atas keringat dan dedikasi mereka di kancah regional.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar