ACES dominan di sektor home improvement dengan prospek jangka panjang yang positif. Keunggulan utama perusahaan terletak pada loyalitas pelanggan dan jaringan toko yang luas di seluruh Indonesia.
4. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Pemilik jaringan Alfamart ini terus memperluas jangkauan ke berbagai daerah. AMRT menjadi favorit investor karena stabilitas bisnis dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten.
5. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
Investor bisa mendapatkan eksposur ke Indomaret melalui DNET sebagai perusahaan induk. Pertumbuhan jaringan toko dan ekspansi digital membuat DNET menarik untuk portofolio ritel.
Prospek dan Strategi Investasi Saham Ritel
Sektor ritel Indonesia memiliki prospek cerah seiring peningkatan konsumsi masyarakat dan digitalisasi perdagangan. Kelima saham ritel BEI di atas menawarkan kombinasi stabilitas dan pertumbuhan. Sebelum berinvestasi, disarankan melakukan analisis fundamental dan teknikal mendalam untuk memastikan keputusan investasi yang tepat.
Artikel Terkait
Rapat Tertutup Malam Sabtu: Menteri dan OJK Bahas Calon Pimpinan Baru BEI
Gelombang Modal Asing Meninggalkan Pasar RI, BI Waspadai Gejolak
Pemangkasan Produksi Batu Bara 70 Persen, Ancaman PHK Massal Mengintai
APBI Soroti Pemangkasan Produksi Batu Bara 2026, Ancaman PHK dan Guncangan Ekonomi Mengintai