Lengang di Kantor Bupati Usai OTT KPK
Bandar Lampung - Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terasa sunyi. Suasana itu menyergap usai Bupati Ardito Wijaya diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK. Aktivitas seakan ikut tersedot, meninggalkan kesenyapan di kompleks pemerintahan.
Di sisi lain, beberapa pegawai masih terlihat hilir mudik. Mereka masuk dan keluar gedung, mencoba melanjutkan rutinitas. Padahal, kantor bupati sendiri masih dalam tahap renovasi. Barang-barang material berserakan, menambah kesan ruwet di tengah situasi yang sudah tegang.
Bagian depan ruang kerja sang bupati kini dijaga ketat. Petugas Satpol PP berjaga, wajah mereka serius. Seolah ingin menegaskan bahwa akses ke sana sudah tertutup rapat.
Meski begitu, menurut salah seorang pegawai yang enggan disebut namanya kita sebut saja A pelayanan kepada publik tetap berjalan. "Secara aktivitas, kami usahakan normal," ujarnya.
"Cuma ya, gedungnya memang lagi direnovasi. Kantor Bupati ada di lantai dua."
Pegawai itu kemudian dengan halus meminta awak media untuk segera pergi. Suaranya rendah, terdengar lelah. Namun, ia tak melarang kami mengambil gambar atau video sekadarnya.
"Kalau sudah cukup, mohon langsung keluar saja. Kami masih punya pekerjaan yang harus diselesaikan."
Kalimat terakhirnya menggantung, sarat makna. "Ini masa yang berat. Kami sedang berduka. Seluruh Lampung Tengah berduka."
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.645.000
Ivan Toney Cetak Hat-trick, Al Ahli Hajar Al Fateh 3-1 di Liga Pro Saudi
31 Pelajar SMP di Gowa Diamankan Polisi Usai Konvoi Bawa Senjata Tajam
DWP Kemenko Perekonomian dan WBI Beri Penghargaan Kartini Muda ke Desainer Muda Pelestari Wastra Nusantara