Laba Bersih IPCM Tembus Rp140 Miliar! Segmen Ini Tumbuh Gila-gilaan 37,58%

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:50 WIB
Laba Bersih IPCM Tembus Rp140 Miliar! Segmen Ini Tumbuh Gila-gilaan 37,58%

Laba Bersih IPCM (Jasa Armada Indonesia) Tembus Rp140,67 Miliar Hingga Kuartal III 2025

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), yang merupakan bagian dari Pelindo Group, menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp140,67 miliar pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 16,16 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang sebesar Rp121,10 miliar.

Seiring dengan kenaikan laba bersih, laba per saham (earnings per share) emiten berkode IPCM juga mengalami peningkatan menjadi Rp26,66 per saham, naik dari posisi sebelumnya sebesar Rp22,95 per saham.

Pendapatan IPCM Tumbuh 15,5 Persen, Tembus Rp1,09 Triliun

Di sisi pendapatan, IPCM berhasil membukukan pertumbuhan sebesar 15,50 persen yoy. Hingga Kuartal III 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp1,09 triliun, meningkat dari realisasi sebelumnya sebesar Rp946,62 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kontributor utama pendapatan IPCM masih berasal dari jasa pelayanan kapal, yang menyumbang Rp1,06 triliun atau setara dengan 96,62 persen dari total pendapatan. Segmen ini tumbuh 15,22 persen secara tahunan. Sementara itu, pendapatan dari jasa pengangkutan dan layanan lainnya mencapai Rp36,96 miliar.

Segmen TUKS dan Tersus IPCM Jadi Penopang Pertumbuhan

Melihat lebih detail pada segmen jasa pelayanan kapal, pendapatan berasal dari tiga sumber utama:

  • Pelabuhan Umum: Rp433,06 miliar
  • Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS): Rp224,36 miliar (Tumbuh 37,58% yoy)
  • Terminal Khusus (Tersus): Rp398,99 miliar (Tumbuh 25,47% yoy)

Pertumbuhan pesat pada segmen TUKS dan Tersus menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis yang solid di berbagai lini layanan perusahaan.

Aset IPCM Meningkat dan Rencana Aksi Korporasi

Hingga akhir September 2025, total aset PT Jasa Armada Indonesia Tbk tercatat sebesar Rp1,71 triliun, mengalami kenaikan 3,73 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp1,65 triliun.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyatakan bahwa pertumbuhan pendapatan dan laba ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kinerja positif di tengah dinamika industri maritim. "Kami terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat posisi sebagai penyedia jasa pemanduan dan penundaan kapal yang andal dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

Di sisi aksi korporasi, IPCM telah menyelesaikan pelepasan saham treasury tahap pertama sebanyak 3,39 juta saham. Rencananya, pelepasan tahap kedua akan dilaksanakan pada 1 hingga 30 November 2025 dengan jumlah 4,64 juta saham. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham dan memenuhi ketentuan regulator yang berlaku.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar